Menaker RI Sayangkan Tingkat Kemiskinan di Morowali Masih Tinggi

  • Bagikan
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziah didampingi Bupati Morowali Taslim.(Foto: Capture)

MOROWALI, Kabar Selebes – Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziah mengapresiasi serapan tenaga kerja di Kabupaten Morowali. Namun dia menyayangkan tingkat kemiskinan di wilayah itu masih cukup tinggi, padahal Morowali merupakan daerah industri.

“Kenapa kemiskinannya masih tinggi, bisa jadi karena tidak bisa menyerap tenaga kerja lengkap yang mana itu masyarakat di Morowali,” kata Ida Fauziah di Morowali, Kamis (25/11/2021).

Menurut Menteri Ida Fauziah, dari laporan Bupati Morowali Taslim, kenapa tidak bisa terserap di pasar-pasar kerja di industri yang ada di Morowali, karena masyarakat di Morowali tidak memiliki pendidikan dan kompetensi yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

Saat ini kata Ida, tingkat pengangguran di daerah itu sudah berada di bawah standar nasional yakni 3 persen.

namun ida fauziyah juga masih berharap, dengan hadirnya balai latihan kerja (BLK) di wilayah itu akan meningkatkan kompetensi bagi para calon tenaga kerja.

Sementara, Bupati Morowali Taslim dalam wawancaranya menjelaskan, bahwa adanya kawasan industri di Morowali seharusnya dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja local. Namun pada kenyataannya masih jauh dari harapan.

“Salah satu penyebabnya adalah keterbatasan skill dari calon tenaga kerja itu sendiri,” kata Taslim.

Olehnya itu Taslim berharap dengan adanya pembangunan BLK tersebut bisa melatih para calon tenaga kerja sehingga bisa memiliki keahlian atau skill, sertifikat dan siap masuk di dunia kerja.

Menaker RI bersama rombongan berada di Morowali dalam rangka melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Balai Latihan Kerja, di kompleks kota terpadu mandiri Desa Bahomohoni Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, seluas 15 hektar.

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan pembacaan laporan dari Kepala Dinas Nakertrans Morowali, Abdurrahman Toppo, sambutan bupati morowali, dan arahan dari Menaker RI.(bam/abd)

Laporan : Bambang

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan