Menaker Kunker di Morowali, BLK UPTP akan Mulai Dibangun 2022

  • Bagikan
Menaker Ida Fauziah (tengah), Bupati Morowali Taslim (kiri), dan CEO PT IMIP Alexander Barus, saat meletakkan batu pertama. (Foto: Humas IMIP).

MOROWALI, Kabar Selebes – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (25/11/2021).

Pada kunjungannya itu, Menaker diterima langsung Bupati Morowali, Taslim, bersama sejumlah pejabat Forkopimda dan instansi terkait lainnya di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali. Kemudian digelar pertemuan di Ruang Pola Kantor Bupati.

Terkait usulan pendirian Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Pusat (BLK UPTP) di Morowali, mendapat dukungan dari Menaker. Olehnya Pemda telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar. Direncanakan pembangunannya dimulai pada 2022, dan ditargetkan pefungsiannya pada 2023.

“BLK ini nantinya akan dikelola Pemerintah Pusat. Saya berharap agar pelaku usaha di Morowali secara bersama-sama meningkatkan kompotensi pekerja dan calon pekerja. Olehnya saya berharap dukungan dari seluruh stakeholder di Morowali,” kata Ida.

Dikatakannya lagi, bahwa BLK  berada dibawah naungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Meski demikian, koordinasi dan sinergitas harus tetap dilakukan dengan Pemda, pelaku usaha, dan industri.

Berkaitan dengan pelatihan-pelatihan, akan disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Olehnya, dengan kehadiran BLK Morowali, diyakini akan mampu menyiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di daerah.

Ida meletakkan batu pertama pembangunan Training Center (IMIP Training Ground). Ia mengatakan, Pemerintah sangat menyambut baik upaya yang dilakukan PT IMIP dalam menunjang peningkataan SDM di Morowali.

“Ini bisa menyerap tenaga kerja di sekitar Morowali, dan lebih luas lagi di Sulawesi Tengah atau Indonesia pada umumnya,” ungkapnya.

CEO PT IMIP, Alexander Barus mengatakan, sejak berdirinya kawasan Industri PT IMIP, upaya sharing knowledge atau alih teknologi, adalah program prioritas PT IMIP.

Dikatakan Alexander, bahwa saat ini jumlah tenaga kerja sudah mencapai kurang lebih 50.000 orang. Dan akan bertambah sejalan dengan perkembangan industri.

“Kita berharap tenaga kerja yang punya kemampuan dapat menggantikan mereka (tenaga kerja asing) ke depan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Morowali, Taslim mengatakan, PT IMIP kembali membuktikan komitmennya dalam pembangunam ekosistem industri di Morowali.

Ia berharap, keberadaan training center yang disiapkan PT IMIP mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja lokal Morowali.

“Kita juga sudah menyiapkan lahan 15 hektar untuk BLK sesuai dengan kebutuhan industri di Morowali,” jelasnya.

Dilanjutkan kunjungan ke Politeknik Industri Logam Morowali. Menaker berkesempatan memberikan kuliah umum. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan