Sombori Tourism Festival, 4 Daerah Putuskan Pulang karena Tak Diurus Panitia

  • Bagikan
Sombori Tourism Festival

MOROWALI, Kabar Selebes – Meyambut peringatan HUT ke-22 Kabupaten Morowali, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Morowali menggelar kegiatan Sombori Tourism Festival di Kecamatan Menui Kepulauan.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 26 hingga 28 November 2021.

Namun sangat disayangkan, 4 kabupaten di Sulawesi Tengah, yakni Poso, Donggala, Tojo UnaUna, dan Kota Palu terpaksa harus angkat kaki dan gagal mengikuti acara karena pelayanan panitia yang dianggap lalai mengurusi peserta.

Kabupaten Donggala misalnya, melalui Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Johan Dwirisyanto, S.Sos mengungkapkan kekesalannya. Ia mengatakan bahwa dalam rundown acara, seharusnya peserta berangkat dari Kota Bungku, bukan melalui Bungku Pesisir, tepatnya di Desa Tandaoleo.

Dari Donggala, kata dia, rombongan menaiki sebuah bus dengan peserta sebanyak 25 orang, namun setibanya di Bungku, iapun harus menyewa mobil pikap karena supir bus besar khawatir jika melintasi pendakian di Desa Bete-Bete. Sesampainya di dermaga Desa Tandaoleo, ia dan rombongan merasa diterlantarkan karena berjam-jam menunggu jemputan kapal yang tak kunjung tiba dan dalam keadaan lapar.

Karena kesal, ia pun memutuskan untuk kembali ke Bungku beristirahat.

Dikatakannya, tak hanya 3 kabupaten dan satu kota yang pesertanya pulang, namun Kecamatan Bungku Barat pun juga turut pulang karena tak adanya kepastian.

Beruntung peserta Donggala difasilitasi oleh salah seorang pegiat wisata yang dikenal dengan sapaan Ifan Bente, yang langsung berkoordinasi dengan protokoler Pemkab Morowali.

Kontingen Kabupaten Donggala pun ditampung di Penginapan Anunta Kelurahan Lamberea, sementara Kabupaten Poso diinapkan di Losmen Amanah Desa Ipi.

Untuk mengobati rasa kekecewaan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Morowali, Amir Aminudin, Asisten I, Rizal Badudin, serta Kepala bidang Budaya Disdikbud Morowali, Nursia, dan pengurua Dewan Adat Bungku, Sultana Hadie berinisiatif melaksanakan pagelaran tari di halaman kantor Bupati Morowali, Jum’at (26/11/2021) mengisi peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia.

Meskipun persiapannya terbilang sangat singkat, namun acara itu sukses dan mendapatkan antusias dari sekitar seribuan warga masyarakat Morowali yang menyaksikannya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Poso, Deyse Bungkundapu mengatakan bahwa pihaknya tidak menyalahkan panitia, namun sesuai kenyataan yang ada di lapangan, tidak ada panitia dan tidak ada kapal yang tersedia di tempat penyeberangan.(*/bam)

Laporan : Bambang

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan