Pemkot Palu Ancam Tunda Gaji ASN dan Honorer yang Belum Divaksin

  • Bagikan
Hadiyanto Rasyid

PALU, Kabar Selebes – Pemerintah Kota Palu mengancam akan menunda tunjangan perbaikan penghasilan, bagi setiap aparatur sipil negara (ASN) dan gaji honorer tenaga kontrak dan pegawai harian lepas yang belum melakukan vaksinasi. Kebijakan tersebut diambil untuk mendorong cakupan vaksin di lingkup pemerintahan Kota Palu.

Keputusan tersebut tertuang dalam  surat edaran Walikota Palu tentang percepatan vaksinasi covid- 19 . Dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 di lingkup pemerintah daerah kota palu yang dikeluarkan pada tanggal 30 November 2021.

Dalam surat edaran tersebut tertulis bahwa setiap organisasi perangkat daerah diminta untuk menunda tunjangan perbaikan penghasilan, bagi setiap aparatur sipil negara dan gaji honorer tenaga kontrak dan pegawai harian lepas yang belum melakukan vaksinasi, baik tahap pertama maupun tahap kedua. Sementara ASN dan tenaga honorer yang belum dapat divaksin karena adanya komorbid wajib menunjukan keterangan yang sah dari pihak yang berwenang.

Menurut walikota palu  Hadianto Rasyid  kebijakan tersebut diberlakukan demi mendorong cakupan vaksinasi di lingkup kerja pemerintah kota palu/ guna mencegah penularan covid 19.

Walikota Palu meminta kepada setiap pimpinan OPD untuk serius menanggapi hal ini,  bahkan ia mengimbau agar  Pembayaran tunjangan dan gaji bagi setiap ASN dan tengah honorer dapat dilakukan setelah yang bersangkutan dapat menunjukan kartu vaksin.(iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan