Bupati Morowali Lantik 224 Pejabat Struktural

MOROWALI, Kabar Selebes – Bupati Morowali, Taslim, melantik dan mengambil sumpah 244 pejabat struktural menjadi fungsional di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali. Penyetaraan jabatan sesuai amanat Permenpan RB Nomor 17 Tahun 2021.

Pelantikan dan pengambilan sumpah itu berlangsung di Gedung Serbaguna, Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat (31/12/2021).

Dihadiri Wakil Bupati Najamudin, Sekretaris Daerah (Sekda) Moh Jafar Hamid, Asisten III Husban Laonu, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Alwan Hi Abu Bakar.

Sejumlah pegawai yang dilantik telah tertuang dalam SK Nomor 821.22/207/RHS/BKPSDMD/2021 tentang Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, SK Nomor 821.22/208/RHS/BKPSDMD/2021 tentang Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali, dan SK Nomor 821.22/209/RHS/BKPSDMD/2021 tentang Pengangkatan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Fungsional Melalui Penyetaraan Jabatan Lingkup Pemerintah Kabupaten Morowali.

Taslim mengimbau, agar pejabat yang dilantik dapat meningkatkan kemampuan sesuai jabatan yang telah diemban.

“Kualitas pejabat publik akan menentukan arah pembangunan daerahi ke depan. Jabatan fungsional harus ditunjang dengan keterampilan atau keahlian,” jelasnya.

“Jangan berhenti mengasah kemampuan kita, agar tanggung jawab yang diberikan bisa dijalankan dengan baik. Sebab ini akan mempengaruhi keputusan atau arah kebijakan pemerintah nantinya,” jelasnya lagi.

Taslim juga memaparkan berbagai prestasi yang telah diraih Pemkab Morowali dalam kurun waktu tiga tahun kepemimpinan Tahajud (Taslim Najamudin).

ia meminta, agar seluruh pejabat publik terus memberikan pelayanan maksimal dengan mengutamakan kedisiplinan dan langkah inovatif lainnya dalam rangka memajukan daerah.

“Berdasarkan Indeks Inovasi daerah melalui keputusan Mendagri, kita termasuk sebagai daerah inovatif. Ini merupakan progres yang kita capai bersama,” ungkapnya.

Ia mengingatkan, bahwa masih terdapat banyak hal yang memerlukan pembenahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Olehnya, harus disiplin waktu dan pekerjaan, sehingga dapat menghasilkan produktivitas yang lebih baik. (*/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....