Aksi Unjukrasa Persatuan Tenaga Kerja, Blockade Jalur PT Transon Bumindo Resources

  • Bagikan

MOROWALI, Kabar Selebes – Sekitar puluhan orang dari Persatuan Tenaga Kerja melakukan aksi unjukrasa di lokasi industri smelter PT Transon Bumindo Resources di Desa Laroenai, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Senin (3/1/2022).

Puluhan orang itu adalah warga desa yang merupakan karyawan PT Pintu Air Mas (PAM) Mineral. Mereka menggunakan mobil sound serta kendaraan roda empat dan dua.dalam menyampaikan orasi di halaman Kantor PT Transon Bumindo Resources.

Massa aksi tak dibolehkan masuk ke halaman kantor PT Transon Bumindo Resources dan terhalang sejumlah aparat kepolisian dan security yang melakukan pengamanan di jalur PLTU perusahaan atau Pos V. Pihak managemen perusahaan tetap menolak aksi massa.

Terjadi aksi saling dorong antara massa aksi dan petugas keamanan dari kepolisian dan security perusahaan. Massa aksi kemudian memilih mundur dan melakukan blokade akses jalan.

Dalam situasi itu, koordinator lapangan (korlap) massa memberikan orasi. Bahwa aksi yang dilakukan adalah aksi damai yang tak perlu terjadi tindakan anarkisme.

“Karyawan di kedua perusahaan ini (PT Transon dan PT PAM) adalah warga Desa Laroenai dan Buleleng. Kami berharap tak terjadi anarkis karena ini aksi damai,” ungkap Korlap, Rustam, bersama korlap lainnya yakni Kahar, Tasbih, dan Samir.

Ada tiga poin tuntutan yang disampaikan, yaitu; Pertama, meminta pihak PT Transon Bumindo Resources membuka blockade pintu masuk menuju pelabuhan jetty PT Pintu Air Mas (PAM) Mineral, karena dianggap berdampak terhadap aktivitas kerja para tenaga kerja.

Kedua, meminta pihak PT Transon menunjukkan legalitas atas peralihan jalan daerah menjadi kawasan industri. Karena PT Transon melarang PT PAM Mineral melintas pada jalan tersebut yang berdampak pada aktivitas dihentikan dan tenaga kerja terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ketiga, meminta PT Transon untuk tak melarang PT PAM Mineral melintasi jalan tani Laroenai, jalan daerah, dan jalan Trans Sulawesi. PT PAM Mineral disebut telah memiliki ijin atau rekomendasi dari instansi terkait.

Aksi Persatuan Tenaga Kerja itu berlangsung sejak pukul 08.55 wita hingga 17.25 wita di jalur PLTU perusahaan. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan