Tuntut Kenaikan UMK, Pemda Morowali akan Mediasi Pertemuan dengan PT IMIP dan Gubernur

  • Bagikan

MOROWALI, Kabar Selebes – Sekitar ratusan buruh yang tergabung dalam Forum Gerakan Buruh Bersatu melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Morowali, pada Selasa (4/1/2022).

Aksi unjukrasa dilakukan dalam menuntut kenaikan upah. Ada lima serikat buruh yang tergabung dalam Forum Gerakan Buruh Bersatu. Diantaranya, Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM), Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Sulawesi Mining Investmen Pabrik (SP-SMIP), dan Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI).

Ketua SPIM, Afdal menyampaikan, bahwa sudah berjalan dua tahun upah buruh industri di Morowali tak mengalami kenaikan. Ketetapan Kementerian Ketenagakerjaan merupakan kebijakan pemerintah dengan memberlakukan upah murah bagi buruh.

“Kami (buruh) menuntut kenaikan upah. Penetapan upah jauh dari UMSK. Jangan ada dalih kalau penetapan upah dari Kemenaker,” ungkapnya.

“Morowali adalah kawasan industri PT IMIP yang menopang pertumbuhan ekonomi, maka buruh adalah ujung tombak,” tandasnya lagi.

Olehnya, Forum Gerakan Buruh Bersatu menyampaikan tuntutan.

Pertama, menuntut pemerintah agar menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Morowali berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015.

Kedua, meminta  pemerintah agar mencabut rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten Morowali tentang Penetapan Kenaikan UMK Morowali, karena dianggap cacat administrasi.

“Sebab tak ada persetujuan dari Serikat Pekerja (SP) atau Serikat Buruh (SB) dan tanggal penetapannya tak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandas Afdal.

Sementara, hasil pertemuan antara Pemda Morowali dengan Forum Gerakan Buruh Bersatu adalah sebagai berikut;

1. Pemda Morowali akan memfasilitasi pertemuan mediasi antara Forum Gerakan Buruh Bersatu dan pihak PT IMIP pada minggu kedua Januari 2022.

2. Pemda Morowali akan memfasilitasi Forum Gerakan Buruh Bersatu untuk berdialog dengan gubernur terkait UMK.

3. Untuk pertemuan dengan gubernur akan disepakati dijadwalkan setelah dilakukan pertemuan mediasi dengan pihak PT IMIP.

Tiga poin hasil pertemuan itu ditandatangani Bupati Morowali, Taslim. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….
  • Bagikan