DPRD Morowali Simpulkan Hasil RDP, Terkait PT Transon Bumindo Resources versus PT PAM Mineral

Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Aspirasi Gedung DPRD Morowali, Jumat (7/1/2022). Foto: Ahyar Lani/KabarSelebes.id

MOROWALI, Kabar Selebes – Persoalan pemalangan (blockade) jalur aktivitas perusahaan pertambangan mineral, mulai mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali melalui instansi terkait.

Olehnya, DPRD) Morowali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah pihak terkait di Ruang Aspirasi, Gedung DPRD Morowali, pada Jumat (7/1/2022).

RDP tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Kuswandi bersama Wakil Ketua II Asgar Ali. Diikuti Asisten I Setkab Rizal Badudin, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Emil, Dinas PUPR, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, beberapa Anggota Dewan, serta pihak PT Transon Bumindo Resources dan pihak PT PAM Mineral.

Selain itu, diikuti Camat Bungku Pesisir Sudarmin, Kepala Desa Laroenai Idrus Yusup, BPD Laroenai, serta beberapa perwakilan warga desa.

RDP digelar terkait persoalan yang melibatkan dua perusahaan mineral, yakni PT Transon Bumindo Resources dengan PT PAM Mineral. Terjadi penghentian aktivitas PT PAM yang disebabkan areal terminal khusus (jetty) dan jalan hauling di Desa Laroenai, Kecamatan Bungku Pesisir, di blockade PT Transon.

Setelah beberapa pihak memberikan tanggapan dan penjelasan dalam RDP itu, maka dihasilkan kesimpulan sebagai berikut;

1. DPRD bersama Pemda Morowali merekomendasikan kepada pihak PT PAM Minetal dan pihak PT Transon Bumindo Resources untuk tidak melakukan tindakan pemalangan yang berpotensi merugikan kedua belah pihak serta pekerja.

2. DPRD Morowali metekomendasikan kepada Pemda Morowali atau Pemerintah Sulawesi Tengah untuk segera memfasilitasi pertemuan mediasi yang melibatkan unsur pimpinan PT PAM Mineral dan PT Transon Bumindo Resources selambat-lambatnya tanggal 14 Februari 2022. Selama proses mediasi dilaksanakan, kegiatan operasional tetap dapat dilakukan secara normal oleh masing-masing pihak.

3. DPRD Morowali merekomendasikan kepada Pemda Morowali untuk melakukan pengawasan sebagaimana ditegaskan pada poin 1 dan 2.

Sebelumnya, pihak DPRD bersama Pemda melalui instansi terkait turun langsung ke lokasi PT Transon Bumindo Resources dan PT PAM Mineral. Dipimpin langsung Ketua DPRD Morowali, Kuswandi. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....