Bupati dan Wakil Bupati Serahkan Bantuan Perumahan di Menkep, akan Bangun Universitas Islam dan Politeknik di Morowali

MOROWALI, Kabar Selebes – Guna mewujudkan visi Masyarakat Morowali Sejahtera Bersama, Bupati Morowali Taslim bersama Wakil Bupati Najamudin, menyerahkan sejumlah bantuan yang menjadi program unggulan dengan skala prioritas.

Penyerahan bantuan dilakukan saat pelaksanaan acara ramah tamah di pelataran Gedung STQ, Kelurahan Ulunambo, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Senin (31/1/2022) malam.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Diantaranya, bantuan perumahan, 5 unit rumah korban bencana senilai 200 juta rupiah, dan elektronik Book (eBook) pada tingkat SMP se-Kecamatan Menui Kepulauan (Menkep).

Usai menyerahkan bantuan, Taslim mengungkapkan, bahwa bantuan yang diberikan adalah realisasi janji politik Bupati dan Wakil Bupati untuk kesejahteraan masyarakat.

“Untuk bantuan rumah, selama tiga tahun berturut-turut, kami sudah laksanakan sejak 2019 hingga 2021. Jumlah nilai pada 2019 sebesar 9.7 milyar rupiah, pada 2020 senilai 7,7 milyar rupiah, dan pada 2021 senilai 7 milyar rupiah,” sebutnya.

“Ini kami lakukan untuk merealisasikan janji politik demi mewujudkan masyarakat Morowali Sejahtera Bersama,” ungkapnya lagi.

Tak hanya itu, Taslim juga mengungkapkan, bahwa pada 2022 bantuan serupa sudah dianggarkan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan serupa, kami juga sudah anggarkan dalam APBD 2022. Meskipun jumlahnya belum menyasar seluruh masyarakat, namun kami tetap berupaya untuk memenuhinya sesuai skala prioritas, khususnya bagi masyarakat tak mampu,” katanya.

Ia menambahkan, selain bantuan perumahan, Pemkab juga membantu sarana pendidikan. Salah satunya pemberian bantuan elektronik Book (eBook) bagi satuan pendidikan tingkat SMP.

Pemberian bantuan eBook menjadi sangat prioritas, khusus wilayah kepulauan, yakni Bungku Selatan dan Menui Kepulauan.

“Ini kami lakukan untuk mengembangkan pendidikan pada dua kecamatan tersebut. Mengingat jumlahnya terbatas, bantuan eBook ini hanya diperuntukkan bagi siswa yang tak mampu secara ekonomi. Bagi anak yang sudah memiliki iPed tetap disediakan aplikasi pelajaran yang tersedia di Dinas Pendidikan sesuai kebutuhan siswa,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Morowali ini.

Untuk itu, Kepala Sekolah diharapkan pro aktif berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, terkait aplikasi yang disediakan untuk bahan pembelajaran siswa.

Keseriusan membangun sumber daya manusia (SDM) Morowali tak hanya sebatas retorika semata, namun dibutuhkan aksi nyata.

“Upaya meningkatkan SDM tak hanya sebatas jenjang pendidikan PAUD, TK, dan SMP, namun kami juga membangun Perguruan Tinggi di Morowali, yakni Universitas Islam Morowali dan Pendidikan Politeknik jenjang Diploma Satu (D1) bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian,” sebutnya.

Ketua IKA SMA 1 Bungku ini juga mengatakan, bahwa apa yang dilakukan itu guna meningkatkan SDM Morowali yang berkualitas dan berdaya saing. (kominfo/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….