Kecam Tewasnya Warga Pendemo Tambang di Sinei, SDMN Minta Presiden Jokowi Turun Tangan

Situasi pascabentrokan polisi dan warga di Desa Sinei (Foto: Dok)

PALU, Kabar Selebes – Serikat Demokratik Mahasiswa Nasional (SDMN) menyoroti aksi unjuk rasa warga menolak perusahan tambang di Kabupaten Parigi Moutong yang berakhir bentrok dan merenggut satu nyawa.

Komite Eksekutif Nasional SDMN Raden Deden Fajrulloh menilai bahwa rentetan tindakan brutal aparat negara dalam bulan Pebruari 2022 ini semakin menegaskan bahwa sejatinya pemerintahan Jokowi merupakan pemerintahan yang mengabdi pada kepentingan para pemodal besar, Fasis dan anti terhadap rakyat.

SDMN juga menuntut kepada presiden Jokowi untuk mengusut tuntas kejadian pembunuhan oleh aparat kepolisian Polres Parigi Moutong dan memberhentikan dengan tidak hormat seluruh pejabat yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“SDMN juga menuntut presiden Jokowi agar segera menghentikan segala bentuk perampasan tanah dan tindakan brutal aparat negara terhadap rakyat yang memperjuangkan ruang hidupnya,” tuntut Raden, Senin (14/2/2022).

Selain itu SDMN juga mengajak seluruh mahasiswa dan rakyat Indonesia untuk terus memperkuat persatuannya dan terus mempertahankan serta  memperjuangkan sumber-sumber penghidupan rakyat dari kerakusan investasi.(*/abd)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini….