Selidiki Tewasnya Erfaldi, 60 Butir Proyektil Peluru Dibawa ke Labfor Makassar

Tim labfor sedang memeriksa senjata yang disita dari polisi di Parigi Moutong.(Foto: Dok)

PALU, Kabar Selebes – Aparat kepolisian terus menunjukkan keseriusannya mengungkap tewasnya Erfaldi (21), seorang demonstran menolak IUP tambang di Desa Sinei.

Sejak Senin (14/2/2022), tim dari kepolisian yang terdiri dari Propam, Dit Krimum dan Intel sudah melakukan penyelidikan.

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan saat ini tim forensik sudah melakukan pengambilan sampel dari 20 pucuk senjata api.

“Dari masing-masing senjata ini diambil sample 3 proyektil. Jadi jumlah sampel proyektil 60 butir. Dari 60 ini akan dibawa ke lab Sulsel untuk dicocokkan dengan proyektil yang ditemukan di lapangan,” kata Didik di Mapolres Parigi Moutong, Selasa (15/2/2022).

Barang bukti lain yang ditemukan yaitu sebuah proyektil, 3 selongsong (1 selongsong Revolver, 1 selongsong 9mm dan 1 selongsong pelontar atau gas air mata) juga yang akan dibawa ke laboratorium forensik Sulawesi Selatan.

Sementara, perkembangan terkait dengan meninggalnya Erfaldi, saat ini sudah dikeluarkan LP penembakan dan sudah ditingkatkan ke tingkat penyidikan.

“Karena perbuatan pidana sudah jelas, tetapi tersangka masih dalam proses pencarian/penyidikan dan menunggu hasil uji balistik dan apabila sudah keluar hasil akan disampaikan lebih lanjut,” jelas Didik. (abd)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini….