Fokus di DMI, Ahmad Ali Beri Signal akan Tinggalkan NasDem 

PALU, Kabar Selebes – Haji Ahmad Ali, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, serta Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI)  Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju lagi sebagai calon anggota legislatif pada periode selanjutnya. 

“Seperti pada podcast pertama, saya menyatakan bahwa Insya Allah 2024 saya tidak lagi maju sebagai calon anggota legislatif,” ujar Ahmad Ali, dalam perbincangangan di Podcast KabarSelebes.id di Bakso Solo 88 Kota Palu, yang dipandu Patarudin, Minggu (13/3/2022). 

Menurut Ahmad Ali, penegasan itu sengaja dikeluarkan sebagai wujud sikap untuk menggambarkan situasi bahwa dirinya memang ingin fokus menjalani kerja saat ini sebagai Ketum DMI Sulawesi Tengah. 

“Nah, kemarin saya reses. Reses itu adalah kewajiban anggota DPR pada setiap akhir masa sidang dan memasuki masa sidang berikutnya. Benar bahwa kemarin di sela-sela reses, saya menanggapi isu itu. Jadi kemarin itu adalah penegasan sikap politik saya,” tandas Ahmad Ali. 

Dua periode berada di DPR sebagai perwakilan Partai NasDem membawa aspirasi rakyat, menurut Ahmad Ali adalah waktu yang pas. 

“Menurut saya, saat ini puncak karir saya sebagai seorang politisi di legislatif. Saat ini adalah waktu yang pas,” ucapnya.  

Karena itu Ahmad Ali menyakini sikapnya sebagai suatu wujud untuk melakukan sirkulasi kekuasaan. Ia menyakini masih banyak kader Partai NasDem yang layak menempati posisi strategis ditubuh Partai NasDem. 

Menurutnya, keyakinan untuk tidak akan terjun lagi ke dalam pencalonan anggota DPR, bukan berarti mundur dari Partai NasDem, meskipun ia sangat yakin masih bisa terpilih kembali. 

“Berhenti menjadi anggota DPR, bukan berarti berhenti berpolitik. Politik itu adalah jalan pengabdian yang saya sudah pilih. Sehingga kemudian, saya tidak berada di parlemen, bukan berarti saya harus berhenti berpolitik,” tutur Ahmad Ali. 

Posisi sebagai Waketum Partai NasDem, menjadi alasan Ahmad Ali, untuk tidak lagi maju sebagai anggota DPR pada periode berikutnya.  

“Waktu saya untuk kembali ke Dapil itu semakin sedikit. Tentunya ini sangat tidak adil bagi masyarakat Sulawesi Tengah, karena pada akhirnya ada banyak aspirasi masyarakat terabaikan, karena waktu saya habis berkeliling di Indonesia untuk mengurus Partai NasDem,” urai Ahmad Ali menyampaikan alasannya.(*/abd) 

Laporan ” Dita Yuliana 

Silakan komentar Anda Disini....