Jelang Pemilu 2024, Partai Demokrat Sulteng Siapkan Infrastruktur hingga ke Anak Ranting 

Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng Anwar Hafid saat menjadi narasumber di Podcast Bicara Disini KabarSelebes.ID.(Foto: Nur Kadire)

PALU, Kabar Selebes – Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, H Anwar Hafid menyatakan pihaknya memiliki agenda yang sangat penting dan strategis dalam menghadapi Pemilu 2024, termasuk Pilkada 2024 mendatang. Saat ini Partai Demokrat sudah mempersiapkan agenda penting yang dimaksud. 

“Oleh karena itu, tentu kita memang sudah harus mempersiapkan segala infrastruktur partai. Baik yang ada di provinsi, kabupaten, maupun sampai ke tingkat anak ranting,” ujar Anwar Hafid dalam perbincangan di studio Podcast KabarSelebes.id Jumat (11/3/22.  

Menurutnya, disamping struktur, Partai Demokrat Sulteng tentu mempersiapkan caleg yang nanti akan kita jual ke masyarakat, termasuk juga mempersiapkan calon-calon kepala daerah.  

“Karena tahapan pemilu akan segera dimulai di tahun 2022 ini, tentu menjadi sebuah keharusan bagi semua partai politik untuk memanaskan mesin partai, termasuk Demokrat,” aku Anwar Hafid, yang juga merupakan anggota Komisi 2 DPR RI. 

Dalam perbincangan itu, Anwar menyebutkan Partai Demokrat dalam waktu dekat akan mengumumkan ketua DPC terpilih, setelah menjalani fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. 

“Kita baru saja melaksanakan musda dan kemarin saya terpilih kembali untuk periolde yang ketiga. juga kita telah melaksanakan musyawarah serentak se-Sulawesi Tengah. 13 DPC Kabupaten dan Kota, dan Alhamdulillah juga kemarin sudah kita tindak lanjuti dengan fit and proper test calon, mungkin dalam waktu dekat ini akan diumumkan ketua DPC terpilih,” terangnya. 

Mantan Bupati Morowali dua periode itu, mengakui jika Partai Demokrat Sulteng saat ini sedang bekerja secara marathon untuk kepentingan politik. “Sampai seluruh struktur partai kita solid,” tandasnya.  

Saat host Podcast, Pataruddin mengajukan pertanyaan terkait kegiatan reses, Anwar Hafid menyatakan sepanjang perjalanan mengunjungi beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah, ia mencatat beberapa isu terkait sengketa lahan, infrastruktur, ekonomi masyarakat berupa lapangan kerja, dan UMKM, yang nantinya akan direspons.(mit) 

Laporan : Dita Yuliana 

Silakan komentar Anda Disini....