Wakil Bupati Morowali : Sholat Tarawih Tidak Lagi Berjarak, Tapi Tetap Laksanakan Prokes 

Wakil Bupati Morowali Najamudin, membuka secara resmi kegiatan rapat koordinasi (Rakor) Safari Ramadhan 1443 H/2022 M di Aula Kantor Bupati, pada Kamis (24/03/2022). (Foto: Dok)

MOROWALI, Kabar Selebes – Wakil Bupati Morowali, Najamudin, membuka secara resmi kegiatan rapat koordinasi (Rakor) Safari Ramadhan 1443 H/2022 M di Aula Kantor Bupati, pada Kamis (24/03/2022). 

Dihadiri unsur Forkompimda, kepala OPD, ketua MUI Morowali, camat Se- Kabupaten Morowali, kepala KUA kecamatan dan para mubaligh Se-Kabupaten Morowali. 

Kepala Bagian Kesra, Abdul Malik Hafid.menyampaikan, bahwa Pemkab Morowali melalui Bagian Kesra melaksanakan Rakor guna membahas strategi dalam menghadapi aktivitas di bulan Ramadhan. 

Pihaknya juga memaparkan jadwal tentatif dan nama-nama para mubaligh. Serta pendamping masing-masing OPD, yang akan melakukan kegiatan Safari Ramadhan 1443 H. 

“InShaAllah pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini hanya terbagi satu tim, dikarenakan pak bupati akan melaksanakan ibadah umroh, dan wakil bupati siap mempimpin kita dalam perjalanan ini,” katanya. 

Rencana pelaksanaan Safari Ramadhan akan dimulai dari daerah kepulauan, yakni Kecamatan Menui Kepulauan, Bungku Selatan, Bungku Pesisir dan seterusnya. Diagendakan setelah tiga hari pelaksanaan puasa. 

“Di hari ketiga, rombongan mulai berangkat ke Menui Kepulauan dengan menggunakan kapal laut KM Sombori milik Pemda. Jadwal yang sudah tersusun ini masih bersifat tentatif, dan akan kira bicarakan secara bersama-sama melalui petunjuk pak wakil bupati,” ujarnya. 

Wakil Bupati Najamudin menyampaikan, Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kegiatan safari ramadhan dan pelaksanaan keagamaan lainnya di Kabupaten Morowali. 

Rakor ini juga sekaligus menyampaikan evaluasi kegiatan safari ramadhan pada tahun sebelumnya. 

Dijelaskannya, strategi kegiatan dakwah di bulan ramadhan hanya dibentuk dalam satu tim. Hal ini untuk mempercepat pelaksanaan safari ramadhan. Serta dapat mempermudah para pendakwah dalam mengisi setiap masjid dan musholah yang tersebar di 9 kecamatan se-Kabupaten Morowali. 

“Melalui forum ini mari kita samakan persepsi bersama-sama, mencari solusi terkait pelaksanaan safari ramadhan. Tim safari ramadhan 1443 H tahun ini hanya dibentuk satu tim, sehingga dapat memperlancar pelaksanaan dakwah. Selain itu materi dakwah harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada,” jelas Najamudin. 

Ia juga.mengimbau kepada seluruh tim safari ramadhan dan masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu memakai masker dalam melaksankan sholat tarawih nantinya. 

“InShaAllah pelaksanaan sholat tarawih tahun ini tidak lagi berjarak. Namun saya tegaskan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu memakai masker,” ungkapnya. (kominfo/ahl) 

Laporan: Ahyar Lani 

Silakan komentar Anda Disini....