GP Ansor Ranting Tinombala Cetak Rekor Pertama di Sulteng Bikin Diklatsar Banser 

Kasatkorwil Banser Sulteng memakai seragam pelatihan Bansr kepada salah satu peserta.(Foto: Hasan Bunyu)

Kasatkorwil Banser Sulteng memakai seragam pelatihan Bansr kepada salah satu peserta 

TINOMBALA, Kabar Selebes – Sebanyak 40-an pemuda yang terbentang dari berbagai kecamatan di bagian utara Kab. Parigi Moutong, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Dasar Barisan Ansor Serbaguna (Diklatsar Banser) di gedung serbaguna  Desa Tinombala Kec. Ongka Malino, mulai Jumat (25/3) hingga Ahad (27/3) mendatang.  

Ketua Pengurus Anak Cabang GO Ansor Kec. Ongka Malino, Sarjan, SE dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada pengurus ranting Ansor Desa Tinombala, karena bisa memberi pendidikan semi militer kepada anak-anak muda Parigi Moutong.  

“Perlu bapak dan ibu ketahui, bahwa Pimpinan Ranting Ansor Desa Tinombala ini merupakan pengurus ranting pertama se-Sulawesi Tengah yang berhasil mengadakan diklat ini,” ucapnya disambut tepuk tangan para undangan yang hadir. 

Istimewanya lagi, kata pemuda asal Desa Tabolo-bolo Kec. Ongka Malino itu, dalam diklatsar pertama ini, terdapat dua kader Ansor asal Kab. Tolitoli yang pendidikan semi militer di bawah bendera Nahdhatul Ulama. “Ini secara tidak langsung memberikan penilaian kepada pengurus ranting  bisa mengadakan kegiatan bernuansa provinsi,” salutnya. 

Setali tiga uang, Kepala Desa Tinombala Sugiono dalam paparannya menyambut baik niat para anak muda yang ada di desanya mau mengadakan kegiatan ini. “Saya sebegai pemeintah desa sangat bangga karena banyak anak-anak muda mau dididik menjadi manusia tangguh untuk agamanya khususnya dan untuk masyatakat umumhya,” bangganya. 

Terlebih lagi sambungnya,  dengan adanya kegiatan ini memberikan dorongn positif. Salah satunya bisa mencegah kenakalan anak-anak muda. “Saya yakin, dengan kegiatan ini, pasti desa kami dan desa-desa tetangga akan aman dan nyaman dari tindak kriminalitas. Dan ini secara tidak langsung dapat membantu pihak kepolisian,” yakinnya senang. 

Sementara itu Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Kasatkorwil)  Banser Sulteng Zulkifli Lamasana, SH. MH mengatakan, bahwa kader Banser bukan hanya kader yang memiliki garis langsung dari tokoh pahlawan. Melainkan, setiap jiwa pemuda yang memiliki sikap patriot yang kuat, berhak menjadi kader pasukan bintang sembilan NU itu. “Mereka yang memiliki jiwa cinta tanah air serta jiwa membela Pancasila dan UUD 1945, harus diterima untuk di didik di organisasi ini,” ucap orang nomor satu di Banser negeri Tadulako ini. 

Zulkifli juga menggarisbawahi, jika Banser itu tidak kebal hukum. “Jika tercatat melanggar hukum pidana. Maka harus siap menerima resiko. Penjara dan menjalani hukuman,” tukasnya 

Diakhir percakapannya, salah satu tokoh praktisi hukum Sulteng itu juga menekankan, setiap kegiatan jika diarengi keyakinan, insya Allah akan twrlaksana dengan baik. “Ini bukan nekad, tapi pengurus ranting ini telah memiliki tekad yang kuat. Jika kita mau bersatu dan bekerja sama, apa yang orang nilai tidak, pasti akan mungkin terlaksana dengan baik, ” terangnya saat diketemui Kabar Celebes di sela-sela Diklatsar Banser di Desa Tinombala, Jumat sore, 25 Maret 2022. (hcb) 

 
Laporan : Hasan Cl. Bunyu 

Silakan komentar Anda Disini....