Ratusan Pasukan Banser Parigi Moutong Siap Kawal Mantan Ajudan Pribadi Presiden Ke-4 RI 

KH. Ahmad Muwafiq (Foto : Ist)

BOLANO LAMBUNU, Kabar Selebes – Sebanyak 200 pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bakal mengawal ketat KH. Ahmad Muwafiq yang akan mengisi acara tabliq akbar di Pondok Pesantren Salafiyah Alhikmah  Desa Kotanagaya Kec Bolano Lambunu, Rabu 30 Maret 2022 pukul 12:00 Wita. 

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Pengurus  Cabang (PC) GP Ansor Parigi Moutong  Awaludin S. Laketo, saat dihubungi Kabar Selebes via media WhatsApp, Senin (28/3/2022) petang. 

Alasan pengawalan ketat itu, kata Awal, disebabkan Gus Muwafiq — sapaan akrabnya— merupakan  Ulama kondang Nahdlatul Ulama (NU). “Gus Muwafiq salah satu ulama besar. Pasti umat Islam sangat antusias datang ke acara itu nantinya. Sehingga kami akan mengawal beliau agar tidak terjadi kerumunan untuk salaman sama beliau,” jelas Awal. 

Lebih lanjut lagi, anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Torue  mengatakan sebagai bentuk khidmat kader badan otonom NU, salah satu tugas Banser adalah mengawal para ulama NU yang akan menyebarkan syiar Islam. ” Beliau juga merupakan budayawan yang sering muncul di televisi. Sehingga kami yakin pasti umat Islam berebutan akan meliat beliau dari dekat” lanjut pria pemilik slogan “kabur air” itu. 

Sehingga sambungnya, jika akan itu terjadi, dikhawatirkan terjadi penyebaran virus covid 19. ” Nah, itu yang pimpinan pesantren Salafiyah Alhikmah (KH. Ahmad Wargono, red) meminta kepada kaki untuk mengawal ketat beliau,” ucap lelaki humoris itu. 

Ratusan pasukan Banser itu berasal dari Banser Pengurus Anak Cabang (PAC) Tomini, PAC Mepanga, PAC Ongka Malino, PAC Bolano, PAC  Bolano Lambunu, PAC Taopa dan Banser PAC Moutong. 

Sementara itu, KH Ahmad Wargono, SH kepada media ini menerangkan, bahwa keluarga besar Ponpes Salafiyah menilaii Gus Muwafiq karena takzim yaitu sikap hormat dan sopan ke sesepuh Banser itu. “Sebagai santri kami takzim kepada guru kami Gus Muwafiq yang kira dapat memberikan ilmu dan wejangan kepada kami khususnya dan umat Islam umumnya,” ujarnya. 

Di samping itu, kata Kyai Wargono, alasan lain yaitu selain sebagai ulama, Gus asal Kab. Sleman Yogyakarta itu merupakan budayawan. “Tentunya yang biasa kita  saksikan di televisi, metode dakwah beliau sangat mudah diserap oleh semua kalangan. Karena cara penyampaian beliau sangat khas. Kerap ada wejangan budaya berbau dakwah. Sehingga kalangan yang hadir mudah mencerna dakwahnya,” jelasnya lagi. 

Adapun jumlah umat Islam yang akan menghadiri acara yang dirangkaikan dengan hari lahir Ponpes Salafiyah Alhikmah, mencapai ribuan. “Kami menyediakan tempat duduk sebanyak 15 ribu,” tukas lelaki kelahiran Kab. Kendal Jawa Tengah, 08 Juli 1977 silam itu. 

Rencananya, mantan ajudan pribadi Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid itu, akan menggunakan helikopter milik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah dari Palu Ibukota Provinsi Sulawesi Tengah, dan akan take off di lapangan pondok pesantren modern pertama  di Kab. Parigi Moutong itu. (hcb) 

Laporan : Hasan Cl. Bunyu 

Silakan komentar Anda Disini....