Siap-siap, Bulan Juli Walikota Palu akan Mutasi Pejabat Berkinerja Buruk

Walikota Palu, Hadianto Rasyid saat membuka sosialisasi bagi para pimpinan OPD, Camat maupun Lurah se-kota palu bersama Wakil Wali Kota Palu, dr Reny A Lamadjido, di ruang bantaya kantoR Walikota Palu Rabu (6/4/2022).(Foto : Indrawati Zainuddin)

PALU, Kabar Selebes – Walikota Palu H. Hadianto Rasyid mengimbau kepada seluruh OPD di lingkup Pemerintah  Kota Palu agar selama periode april hingga juli kinerja lebih ditingkatkan.

Hal ini disampaikan oleh Walikota Palu, Hadianto Rasyid saat membuka sosialisasi bagi para pimpinan OPD, camat maupun lurah se-Kota Palu  bersama Wakil Walikota, dr Reny A Lamadjido, di ruang Bantaya kantoR walikota Palu Rabu (6/4/2022) .

“Ini harus saya ingatkan semua bahwa praktik – praktik kinerja yang tidak benar itu bisa memperlambat proses dan itu bisa memperlambat target pencapaian kerja yang kita inginkan bersama,” kata Hadianto Rasyid.

Ia menambahkan bahwa salah satu tugas walikota adalah memberikan pembinaan yang bukan hanya dilakukan dengan penyampaian secara lisan, akan tetap mutasi yang dilakukan juga sebagai bentuk pembinaan.

BACA JUGA :  Terima Kunjungan Lemhannas, Pemkot Palu Siap Bersinergi dalam Hal Informasi

“Pemerintah Kota Palu akan melakukan mutasi di bulan juni atau agustus, juli paling lambat. Dan ini mutasi besar-besaran dan saya berharap ini mutasi terakhir, setelah itu kita bekerja ful agar terbentuk tim work yang baik di lingkungan kita kerja OPD, kecamatan dan di lingkungan  kelurahan,” tegasnya.

Lebih lanjut walikota menyampaikan bahwa pembangunan kinerja baik, cepat dan tidak lambat harus segera dilakukan  sehingga tidak menghambat pembangunan. Meski sebelumnya ia telah berusaha untuk tidak gonta-ganti pejabat karena itu akan menghambat proses manajemen suatu OPD maupun kecamatan dan kelurahan.

Ia juga menyampaikan bahwa pada Triwulan I tahun anggaran 2022 serapan anggarannya  cukup lambat dan sangat lambat. Berbanding terbalik dengan Triwulan III tahun anggaran 2021, Kota Palu termasuk salah satu daerah terbesar serapan anggarannya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, CPM Gelar Aksi Tanam Pohon

“Di TW 1 ini serapan anggaran sangat lambat dan ini sudah menjadi budaya bahwa di TW 1 itu segala sesuatunya lambat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa walikota palu  dan wakil walikota palu berkeinginan untuk tahun 2023 kedepan tidak akan ada lagi keterlambatan di TW 1 dan semua harus bergerak cepat dan tepat. Diharapkan agar keterlambatan keterlambatan tidak lagi disebabkan oleh hal hal yang non teknis, seperti praktik praktik yang tidak sehat.

“Menjadi perhatian oleh karenanya masih ada waktu untuk memperbaiki menunjukkan perubahan kerja, ini bulan april, mei, juni masih ada waktu 3 bulan perbaiki. Artinya TW ll anda harus bagus kalau ingin tetap pada posisi anda yang sekarang kalau tidak memang anda tidak menginginkan posisi itu,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kota Palu Masuk Nominasi 10 Besar dalam Penghargaan Pembangunan Daerah 2020

Untuk ia meminta kepada seluruh OPD, camat, dan lurah agar mengikuti rapat koordinasi dengan sebaik baiknya untuk dijadikan sebagai alat kontrol bagi diri dan memastikan apakah cara-cara dan langkah-langkah yang telah dilaksanakan di TW l sudah sesuai dengan kaidah atau norma-norma yang berlaku, jika tidak maka segera lakukan perbaikan.

“Tidak ada kata terlambat dan jangan juga melambat lambatkan diri karena kalau lambat kita juga akan merugi,” tutupnya. (iz)

Laporan : Indrawati Zainuddin

Silakan komentar Anda Disini....