Hanya Menuntut Sosialisasi, Kades dan Warga Desa Tambale malah Dipolisikan PT. C-Gong Perkasa  

Kepala Desa Tambale Abtar bersama warga.(Foto: Istimewa)

MOROWALI UTARA, Kabar Selebes – Aktivitas perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah kecamatan Toili Barat kabupaten Banggai, PT. C-Gong Perkasa, teridentifikasi telah masuk wilayah kabupaten Morowali Utara (Morut) seluas 43,4 Ha.

Melihat kondisi itu, masyarakat desa Tambale menuntut agar perusahaan melakukan sosialisasi di desanya. Namun tuntutan itu dijawab perusahaan dengan melaporkan Kades Tambale dan 8 warganya ke Polsek Toili.

Kepala Desa Tambale Abtar menceritakan, pelaporan ke polisi itu berawal saat warga melakukan pemalangan di bulan November 2021. Akibatnya, humas perusahaan datang ke kantor desa untuk meminta agar perusahaannya bekerja di wilayah desa Tambale.

“Jadi kesepakatan disitu tapi tidak tertulis, mereka akan mengadakan sosialisasi. Karena hanya sosialisasi yang kami minta. Sebelum melaksanakan kegiatan penambangan. Setelah itu mereka jalan kita buka palang, 3 bulan kemudian bulan maret kami bikin pertemuan saya undang pihak perusahaan, dengan ada dihadiri Babinkamtibmas dengan dihadiri BPD dan masyarakat di kantor desa, cerita Abtar, Kamis (13/4/2022).

 Saat itu kata Abtar, Humas PT. C-Gong Perkasa meminta dibuatkan surat pernyataan dari masyarakat aktivitas dihentikan sementara sebelum ada sosialisasi di desa Tambale.

“Kami sudah buat  pak, masyarakat  yang tanda tangan, Humas yang minta. Masyarakat bilang jangan kami dijebak, dia bilang tidak…Jadi kami buat mi. Sekitar tanggal 24 Februari 2022, setelah kami sodorkan ke perusahaan mereka tidak datang konfirmasi. Karena tidak diindahkan jadi masyarakat melarang pihak perusahaan ini kerja di wilayah Morowali Utara atau di desa Tambale, pada tanggal 10 Maret 2022,” kata Abtar.

Silakan komentar Anda Disini….