Kenali Asuransi Syariah dan Manfaatnya

JAKARTA, Kabar Selebes – Asuransi syariah salah satu jenis kegiatan usaha yang dijalankan sesuai prinsip syariat agama Islam. Untuk menjawab kebutuhan nasabahnya, sudah banyak perusahaan yang menghadirkan produk asuransi berbasis syariah.

Pada umumnya, jenis asuransi ini memang diperuntukkan untuk orang beragama Islam agar terhindar dari hukum Islam.

Karena itu, banyak umat Muslim yang tak ingin kena riba memilih asuransi syariah untuk proteksi terbaiknya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk asuransi, bedanya dengan asuransi konvensional dan informasi lainnya, mari simak dalam artikel berikut!


Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Asuransi yang berlandaskan syariat Islam adalah sistem di mana para peserta saling menanggung risiko dengan menghibahkan sebagian maupun seluruhnya melalui dana tabarru.

Hal ini sering disebut sebagai sharing of risk. Nantinya, dana tersebut digunakan untuk membayar klaim apabila nasabah mengalami musibah.

Perusahaan juga bertindak sebagai pemegang amanah dalam mengelola sekaligus menginvestasikan dana yang berasal dari kontribusi peserta. Dengan demikian, perusahaan hanya bertindak sebagai koridor operasional dan bukan sebagai penanggung.

Secara garis besar, keduanya memang tampak mirip tetapi terdapat perbedaan. Anda bisa melihat perbedaan yang paling mencolok adalah prinsip dasarnya. Untuk asuransi konvensional, kesepakatan antara kedua pihak ialah menyediakan jaminan dari sesuatu yang dijanjikan.

BACA JUGA :  Rumah Tiga Pilar yang Dibangun Satgas TMMD Sudah Masuk Tahap Finishing

Dalam asuransi syariah, tidak terdapat istilah dana hangus seperti yang ada pada asuransi konvensional pada umumnya. Selain itu, perusahaan asuransi berlandaskan syariat tidak diperbolehkan melakukan investasi uang pada bisnis yang bertentangan dengan syariah agama Islam.

Lalu, apa tujuannya asuransi ini? Tujuannya bukan mendapatkan laba besar, tetapi meningkatkan kesejahteraan dan perjuangan umat dalam mengemban ajaran agama Islam.

Karena itu, sebelum memilih asuransi syariah sebaiknya carilah yang terpercaya dan benar-benar menjalankan sistem sesuai ajaran Islam.


Manfaat Asuransi Syariah

Dengan menerapkan ajaran agama Islam, maka asuransi jenis aka memberikan banyak manfaat jika dibanding dengan asuransi konvensional. Namun, kembali lagi kepada kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Lantas, apa manfaat yang bisa didapatkan? Berikut manfaatnya di antara lain:


Terdapat Prinsip Tolong Menolong

Seperti yang sudah disampaikan, asuransi berbasis syariat Islam dikenal dengan risk sharing. Artinya, berbagi risiko dengan peserta yang membayarkan kontribusi.

Dana yang sudah dikumpulkan akan dikelola oleh perusahaan untuk disalurkan kepada peserta yang sedang mengalami musibah ataupun sedang membutuhkan uang.

BACA JUGA :  Menjadi Guru Anak-Anak Pedalaman Tinombo, Anggota TNI Ini Mengajar dengan Bahasa Daerah


Terbebas dari Riba

Apakah asuransi berbasis syariah mempunyai premi? Jawabannya tentu saja tidak. Sebab, akad yang dilakukan pada asuransi syariah bukanlah menukar uang premi dengan klaim, tetapi bergotong royong bersama antara peserta.

Apabila salah satunya sedang mengalami musibah, maka uang iuran dari peserta lain akan dikumpulkan dan digunakan untuk menolong peserta tersebut.


Premi Tidak Akan Hangus

Untuk asuransi berbasis syariat agama Islam, premi yang disetorkan tidak akan hangus atau akan dikembalikan apabila tidak ada klaim selama masa pertanggungan.

Tentu saja, ini akan mengukuhkan prinsip risk sharing, di mana risiko pada peserta akan menjadi tanggung jawab bersama-sama.


Terbebas dari Iuran Dasar

Dalam sistem asuransi berbasis syariah, peserta akan dibebaskan iuran dasar apabila peserta mengalami cacat total akibat sakit maupun kecelakaan.

Terbebasnya dari iuran bisa didapatkan hanya secara cuma-cuma saja sesuai dengan kesepakatan yang berlaku.


Pengelolaan Dana Secara Transparan

Manfaat yang bisa didapatkan lainnya adalah pengelolaan dana asuransi yang dilakukan secara transparan dan sudah berdasarkan ketentuan sejak awal.

BACA JUGA :  Hari ke-21 TMMD, Keakraban TNI Dengan Masyarakat Semakin Kuat

Dengan begitu, nasabah akan mengetahui ke mana saja dana dari iuran dialokasikan, baik untuk cadangan klaim maupun investasi.
Mendapatkan Keuntungan Meskipun Telat Membayar

Pada umumnya, asuransi konvensional tidak memperbolehkan nasabah terlambat saat membayar premi.

Hal ini berbeda dengan asuransi berbasis syariah, di mana nasabah akan tetap mendapatkan manfaat asuransi berjalan sekalipun telat membayar uang iuran. Sangat menarik, bukan?


Pengelolaan Adil dan Berdasarkan Syariat Islam

Sebagai umat Muslim sudah semestinya hidup berdasarkan syariat yang berlaku. Keuntungan dari investasi oleh perusahaan syariah adalah akan membagi secara adil kepada setiap nasabahnya.

Selain itu, pengumpulan dana juga berdasarkan syariat Islam dan tidak ada dana investasi yang tidak sesuai dengan prinsip Islam.


Wakaf
Maksud “wakaf”’ dalam asuransi berbasis syariat ini adalah penyerahan harta yang bertahan lama kepada penerima. Tujuannya sebagai bentuk kebaikan, sehingga produk asuransi memungkinkan para peserta ikut berpartisipasi dalam kebaikan.

Itulah penjelasan dan manfaat dari asuransi berbasis syariat Islam. Untuk info lebih lanjut tentang produk asuransi langsung klik saja!

Laporan : Tim

Silakan komentar Anda Disini....