Ahmad Ali Sebut Pemerintah Berkontribusi Tumbuh Suburnya Teroris di Indonesia

Ketua DMI Sulteng Ahmad M. Ali saat podcast di Palu. (Foto: abdee Mari)

PALU, Kabar Selebes – Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah, Ahmad Ali menyebutkan, penanganan kasus terorisme yang dilakukan pemerintah menjadi salah satu penyebab tumbuh suburnya terorisme di Indonesia.

“Saya ingin mengatakan salah satu yang berkontribusi tumbuh suburnya terorisme di Indonesia itu adalah pemerintah,” kata Ahmad Ali dalam Podcast Palu di Sekretariat DMI Sulteng, Sabtu (16/4/2022).

Podcast dengan tema : Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Umat di pandu oleh Ketua Aliansi Jurnalis Independe (AJI) Palu, Yardin Hasan.

Dalam podcast tersebut, Ahmad Ali mengatakan, kebijakan pemerintah dalam hal pembinaan dengan cara menyatukan mereka dalam satu ruangan bersama narapidana umum menjadi ruang yang sangat potensial untuk menyebarkan paham radikalisme.

BACA JUGA :  DMI Sulteng Launching Program Peningkatan Kapasitas Imam-Dai

“Mereka dibaurkan dengan narapidana umum seperti pencuri ayam dan lain-lain. Tanpa sadar itu adalah lahan yang subur untuk menyebarkan paham radikal,” katanya.

Ia menjelaskan, orang yang terpidana memiliki psikologis yang sangat labil. Dalam situasi tersebut menjadi lahan empuk untuk proses pencucian otak.

“Kamu bisa bayangkan mereka (teroris) bersama sama degan narapidana lain menggunakan sarana negara, masjid untuk hidup bersama selama bertahun tahun. Itulah momentum mereka untuk menyabarkan paham radikalisme,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dituding Gunakan DMI Berpolitik, Ahmad Ali : Saya Juga Mau Masuk Surga Bos!

Wakil Ketua Umum DPP Partai Nasdem itu mengaku tidak setuju dengan munculnya stigma bahwa masjid menjadi basis pengembangan kaderisasi terorisme.

Karena menurutnya, masjid bukan ruang eksklusif yang sulit untuk dijangkau oleh masyarakat luas.

Selain itu kata Ahmad Ali, belum ada kejahatan terorisme yang terbukti yang direncakan dalam masjid.

“Saya tidak sepaham kalau masjid disebut sebagai wadah tumbuhnya teroris. Karena masjid itu 1 kali 24 jam diawasi oleh rakyat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bantu Pengembangan Ekononi Ummat, DMI Sulteng Bangun Masjid Mart

Untuk itu kata Ahmad Ali, DMI membuka diri untuk membantu pemerintah untuk memerangi terorisme.

Pihaknya memastikan tidak ada masjid di Sulawesi Tengah yang menjadi sarang terorisme. Kedepannya masjid akan menjadi basis pengembangan ekonomi umat.

“Kami menjaga. Kami akan memastikan tidak ada masjid di Sulteng ini yang menjadi pusat pengembangan terorisme,” ujarnya. (Nur)

Laporan : Nurlela

Tonton Videonya :

Silakan komentar Anda Disini….