Polsek Tinombo Ciduk Penipuan Berkedok Transfer BRI Link, Satu Tersangka Asal Jakarta

Empat tersangka penipuan transfer BRI Link (dok : PolsekTinombo)

TINOMBO, Kabar Selebes – Kasus penipuan dengan modus pura-pura transfer uang di BRI Link, berhasil diungkap Kepolisian Sektor (Polsek) Tinombo Kab. Parigi Moutong, Kamis 14 April 2022 pukul 12.30 WITA.

Kapolres Parigi Moutong AKBP Yudy Arto Wiyono, Sik, MH,. melalui Kapolsek Tinombo IPDA Noldy W. Sualang, mengatakan kasus ini terungkap berdasarkan laporan korban Nurwida Badi, pemilik agen BRI Link Kec. Tinombo, Senin, 28 Februari 2022 lalu.

“Adanya laporan korban ibu Nurwida  yang membuka usaha jasa keuangan  di BRI Link Tinombo miliknya akhir bulan Februari 2022 lalu. Pelaku berpura pura sebagai nasabah agen BRI link dengan mentransfer sejumlah uang melalui agen BRI link ke salah satu nomor rekening,” ujar Noldy saat dihubungi Kabar Selebes via aplikasi WhatsApp, Sabtu 16 April 2022 pukul 23:15 Wita.

Terlebih lagi sambung mantan personil Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulteng itu,  dalam menjalankan aksinya, pelaku mengelabui korban dengan mengunakan kecepatan jari tangan dalam bertransaksi. ” Dengan kegesitan tanga pelaku,  seolah-olah uang yang ditransfer tersebut  sesuai dengan jumlah yang dikirim. Padahal kenyataannya mereka menggurangi hampir tiga juta rupiah,” jelasnya.

Dari laporan ini kata Noldy, pihaknya melakukan penyelidikan, nyaris dua bulan lamanya penyelidikan ini, karena pelaku tak ada di tempat dan selalu ini berpindah-pindah tempat dalam menjalankan aksinya,” ucapnya.

Kemudian, pada Kamis  14 April 2022 sekitar pukul dua belas siang, pihaknya menerima informasi dari masyarakat, jika nampak sebuah mobil minibus berwarna putih bernomor polisi DM 1419 AO yang di duga milik pelaku, lalu lalang di Tinombo.” Apalagi beberapa pengguna media sosial juga mengupload mobil tersebut di media facebook. Apalagi saat jam satu siang, anggota saya melihat ciri-ciri mobil yang disampaikan di facebook, melintas di jembatan Tinombo,” lanjutnya.

Kapolsek murah senyum itu  pun menginstruksikan Kepala Unit (Kanit) Intel   bersama empat personilnya, melakukan pengejaran dan penghadangan terhadap kendaraan yang diduga dikendarai oleh terduga pelaku penipuan. “Saat mobil itu berhenti di pertigaan pasar Bobalo, anggota langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti ke Mapolsek Tinombo.

Hasil penyelidikan, pelaku berjumlah empat orang, yakni Op, RA, YD yang berdomisili di daerah Prov. Gorontalo. Sementara Ri berasal dari ibukota negara, Jakarta. “Pengakuan Ri,  bahwa dia sudah belasan kali melakukan hal yang sama di Jakarta bahkan beberapa kabupaten dan provinsi. Termasuk di daerah Sulteng ini. Karena masuk dalam lintas kabupaten, maka kami melimpahkan kasus ini ke Polres Parigi Moutong,” ucap mantan SpriPim (Staf Pribadi Pimpinan) Polda Sulteng itu.

Turut serta diamankan beberapa barang bukti, yakni  uang tunai sejumlah Rp 2,7juta yang terdiri dari berbagai pecahan, 6 buah kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), 1 unit mobil Agya warna putih dan 5 unit handphone berbagai merk.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Noldy, keempat tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 4 tahun penjara,” tutupnya. (hcb)

Laporan : Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini....