Pelantikan Pengurus Komda Alkhairaat Morowali, Bupati: Pemkab Siapkan Anggaran 1 Miliar Tahun Ini

Pelantikan pengurus Komda Alkhairaat Kabupaten Morowali masa khidmat 2020-2025. (Foto: Dok.)

MOROWALI, Kabar Selebes – Bupati Morowali, Taslim, menghadiri pelantikan pengurus Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Morowali, masa khidmat 2020-2025.

Pelantikan berlangsung di Pelataran Masjid Nurul Iman, Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (23/04/2022). Dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkairaat  Provinsi Sulawesi Tengah, Habib Ali Bin Muhammad Aljufri.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda Morowali, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, santri dan santriwati Yayasan Alkhairaat dan seluruh abnaulkhairaat se Kabupaten Morowali.

Dalam sambutannya, Taslim mengingatkan, untuk tetap menjaga semangat dalam membesarkan misi Alkhairaat di Kabupaten Morowali.

“Kita tidak bisa membangun Sulteng dan tidak bisa membalas jasa guru tua yang telah banyak memberikan kita pendidikan khusus di bidang agama, apabila kita tidak melanjutkan perjuangannya,” ungkapnya.

“Hari ini pemerintah membutuhkan Alkhairaat, pasalnya dalam proses pembangunan di daerah ini tanpa dukungan lembaga-lembaga pendidikan, khususnya Alkhairaat di Kabupaten Morowali, tentunya kita tidak bisa mencapai apa yang kita harapkan,” ujarnya lagi.

Taslim menuturkan, minimnya pembelajaran keagamaan di sekolah formal membuat  Pemkab dan seluruh masyarakat Morowali sangat membutuhkan Alkhairaat.

“Olehnya kita harus memiliki sikap yang jelas guna perkembangan pendidikan Alkhairaat di Kabupaten Morowali,” jelasnya.

Dalam rangka melaksanakan program pendidikan Alkhairaat, Pemda melibatkan sejumlah lembaga atau Yayasan Pendidikan keagamaan untuk penyelenggaraan kerjasama melalui program yang dicanangkan.

Untuk Yayasan Alkhairaat, Pemda telah membangun sarana dan prasarana pondok pesantren (Ponpes). Memberikan bantuan operasional kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu yang mondok di Ponpes. Serta membiayai pendidikan santri yang belajar di Yaman.

Tidak hanya Alkhairaat, kata Taslim, namun lembaga keagamaan lainnya juga mendapat bantuan operasional. Hal itu dilakukan untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya pada bidang keagamaan di Morowali.

“InShaAllah tahun ini Pemkab kembali mempersiapkan anggaran sebesar Rp. 1 milyar untuk biaya pengiriman bagi 20 orang santri yang akan dikirim ke Yaman. Olehnya kita berharap seluruh Yayasan Alkhairaat dapat memanfaatkan program ini dengan baik,” harapnya.

Diakhir sambutannya, Taslim memohon dukungan dalam rangka mensukseskan pembangunan Ponpes di Kecamatan Bahodopi dan Menui Kepulauan.

“Saya atasnama Pemda dan seluruh masyarakat Morowali memohon dukungan seluruh pengurus Alkhairaat, baik pusat maupun daerah, dalam mensukseskan dua program yang akan dilaksanakan ke depan, yakni pembangunan Ponpes di Bahodopi tahun 2022 dan Ponpes di Menui Kepulauan tahun 2023,” pungkasnya. (kominfo/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....