Intensifkan Pengejaran Teroris di Poso, Tim Kejar Satgas Madago Raya Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Satgas Banops melalui subsatgas Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) memberikan bantuan pemeriksaan kesehatan berkala dan penyerahan bekal obat-obatan kepada tim kejar Satgas Tindak Ops Madagoraya. (Foto : ANTARA/Humas Satgas Madago Raya)

PALU, Kabar Selebes – Untuk menjaga kesehatan selama masa operasi pengejaran sisa DPO teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah, Tim Kejar Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya melakukan pemeriksaan kesehatan (Chek up). Hal itu untuk guna mengintensifkan pengejaran terhadap dua terduga teroris yang masuk dalam DPO kepolisian.

Wakasatgas Humas Madago Raya AKBP Yudho Huntoro mengatakan pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan untuk mempersiapkan personil satgas yang akan melakukan Pull in atau pencarian ke dalam hutan.

BACA JUGA :  Pastikan Terbebas Covid-19, Komisioner dan Pegawai KPU Poso Jalani Rapid Test

“Agar tidak ada kendala saat tim melakukan pencarian DPO teroris Poso,” ungkapnya saat dihubungi, Jumat.

Menurut Yudho, tim kejar yang akan diperhadapkan dengan medan yang berat dan luas, menuntut kesiapan fisik dan mental yang prima, sehingga diperlukan pengecekan kesehatan.

“Pencarian tidak akan dikendorkan walaupun kondisi bulan Ramadhan, karena bulan Ramadhan inilah merupakan bulan amaliah menurut pemahaman kelompok mereka. Satgas Madago raya berkewajiban melakukan pencegahan dengan meningkatkan intensitas pencarian,” jelas Yudho.

BACA JUGA :  Bantu Masyarakat di Tengah Pandemi Corona, FIFGROUP Cabang Poso Salurkan 410 Paket Sembako

“Operasi Madago Raya ini harus segera berakhir, oleh karena itu diimbau kepada 2 orang DPO teroris MIT Poso sebaiknya segera menyerahkan diri,” tambahnya.

Masih ada dua DPO MIT Poso yang menjadi target perburuan Satgas Madago Raya. Mereka adalah Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Askar alias Jaid alias Pak Guru. Keduanya adalah warga Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

BACA JUGA :  Warga Poso Tolak Hotel Wisata Jadi Tempat Karantina PDP Corona

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim kejar Satgas Madago Raya ini juga diberikan bekal obat-obatan oleh Satgas Banops melalui Subsatgas Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

Diberitakan sebelumnya, satgas Operasi Madago Raya menembak mati salah satu DPO terduga teroris kelompok MIT Poso, Rabu 27/04/2022 di Dusun Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

Setelah diidentifikasi, DPO tersebut adalah Suhardin alias Hasan Pranata.(abd/ant)

Editor : Abdee Mari

Sumber : Antara

Silakan komentar Anda Disini....