Pemudik Diminta Waspadai 11 Titik Rawan Kecelakaan di Sulteng

Antrian kendaraan yang terjebak longsor di poros kebun kopi.(Foto: Adi Pranata/KabarSelebes.ID)

PALU, Kabar Selebes – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tengah, meminta kepada pemudik agar mewaspadai 11 ruas jalan rawan kecelakaan lalu lintas dan dipadati kendaraan.

“Untuk transportasi darat ada 11 titik di Sulteng ini rawan dengan kecelakaan lalu lintas dan kita sudah mengidentifikasi faktor-faktornya bekerja sama dengan berbagai pihak,” kata Kadishub Sulteng Sisliandi kepada ANTARA di Palu, Sabtu (30/4/2022).

Ia menjelaskan, 11 jalan yang dinilai rawan terjadi kecelakaan itu yakni jalan trans nasional Kebun Kopi, Sabang, Tanjung Pesik, Bunta, Pagimana, Salodik, Dongi-dongi, Taripa, Tompira dan Poso-Tentena.

BACA JUGA :  BMKG : Waspadai Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan di Lima Daerah di Sulteng

Belasan ruas jalan tersebut teridentifikasi rawan terjadi kecelakaan lalu lintas karena disebabkan kondisi jalan yang curam dan faktor alam seperti tanah longsor.

Sejauh ini, berdasarkan data yang tercatat di Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng, angka kecelakaan tahun 2021 mencapai 877 kasus, dengan jumlah penyelesaian 601 kasus atau turun 60,10 persen.

Sedangkan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas tahun 2020 sebanyak 1.048 kasus. Sehingga di tahun 2021 jumlah kasus kecelakaan lalu lintas turun 171 kasus atau 16,31 persen.

BACA JUGA :  BMKG Rilis Tujuh Daerah di Sulteng Berstatus Waspada Hujan Lebat

“Ini yang akan kita dorong terus adalah penurunan angka lakalantas, makanya kepada pemangku kepentingan terkait kita sudah sampaikan agar dilakukan perbaikan-perbaikan seperti jalan berlubang agar ditempel biar pemudik nyaman terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Pihak Dishub Sulawesi Tengah sendiri memprediksi, lonjakan arus pemudik terjadi pada 29 April, sedangkan arus balik terjadi 7-8 Mei 2022 mendatang.

BACA JUGA :  Panglima TNI Tarik Pasukannya dari Satgas Madago Raya di Poso

Selama arus mudik, diperkirakan pergerakan kendaraan yang keluar masuk ibu kota provinsi Sulteng mencapai 500 ribu atau naik 47 persen dari seluruh moda transportasi dibanding tahun sebelumnya.(abd/ant)

Editor : Abdee Mari
Sumber : Antara

Silakan komentar Anda Disini….