Viral Alqur’an Cover Biru Salah Cetak, Lajnah Pentashih Kemenag: Itu Bukan Cetakan Kami

Alqur’an bersampul biru yang diklaim bukan cetakan Lajnah Pentashih (foto : Hasan Bunyu)

MOUTONG, Kabar Selebes – Viral di media sosial gambar lembaran halaman  Alqur’an, disertai keterangan yang menyebutkan adalah kesalahan tata letak lembaran surah, mendapat respon serius berbagai pihak.

Respon serius yang bersuara adalah Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an  Kementerian Agama Republik Indonesia (LPMQ Kemenag RI).

Kepala Unit Percetakan Al Qur’an (UPQ) Kemenag RI, H. Jamaluddin M. Marky, Lc, M.Si dalam cuplikan chat WhatsAppnya yang tujukan kepada  Sub Koordinator Seksi Penais dan Sistem Informasi Kanwil Kemenag Sulteng Sofyan Arsyad, kemudian diteruskan kepada KabarSelebes.id, Rabu 04 Mei 2022 pukul 16:10 Wita.

Jamaluddin mengatakan Alqur’an salah cetak yang beredar di Kab. Parigi Moutong tersebut, bukan cetakan kemenag. “Kemenag bemum pernah mencetak Alqur’an bersampul warna biru,” katanya.

Bahkan alumni Pasca Sarjana Kajian Timur Tengah Islam Universitas Indonesia tahun 2006 itu berjanji jika fisik Alqur’an yang bermasalah ini dikirim dengan tujuan LPMQ. “Kalo bisa, segera kirik fisiknya untuk kami pelajari permasalahannya dan kami verifikasi percetakannya. Dan kami juga akan mengganti dengan Alqur’an yang baik,” perintahnya.

Tanda tashih Kemenag RI di lembaran kedua Alqur’an bersampul biru ini (foto : Hasan Bunyu)

Jamaluddin menyilakan melaporkan temuan tersebut kepada pihak Lajnah LPMQ sebagai sumber lembaga pengawas percetakan Alqur’an di Indonesia. “Silakan laporkan dengan melampirkan bukti-bukti kesalahan cetak, pastikan kalau Alqur’an yang dicetak oleh LPMQ selalu ada pentashihnya,” tegasnya.

Setali tiga uang dengan Kepala UPQ, Koordinator LPMQ H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc,. MA menegaskan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Dirinya hanya berpesan agar Alqur’an itu sesegera dikirim, guna memastikan dimana letak kesalahannya.

“Kami belum bisa memastikan ada kesalahan atau tidak. Karena kami harus memeriksanya secara detail. Maaf ya pak. Kirim segera pak. Sekali lagi, saya sampaikan, bagi masyarakat yang mendapatkan mushaf tersebut, atau mengetahui identitas mushaf yang disertai dengan cover dan lembar keterangan mushaf tersebut, untuk menyampaikannya ke LPMQ di Gedung Bayt Al-Qur’an TMII (Taman Mini Indonesia Indah, red) Jakarta,” pesan Doktor alumni Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta 2005 ketika media ini menghubunginya via sambungan seluler, Rabu, 04 Mei 2022 pukul 22:45 Wita.

Anehnya, meskipun pihak LPMQ tak mengakui mencetak Alqur’an bercover biru itu, namun pada lembaran pertama jika dibuka dari belakang, terdapat tanda tashih Kemenag RI dengan No: P.VI/1/TL.02.1/310/2015 dengan kode: A2P-I/U/5/III/2015.

“Disini tanda tashih ini diterbitkan di Jakarta tanggal 20 Maret 2015 atau 29 Jumadil Ula 1436 Hijriyah,” ucap Acin Shaleh, ketika pertama kali menyimak kesalahan Alqur’an, Selasa 03 Mei 2022 lalu.

Bukan itu saja, lembaga yang berkompeten memeriksa Alqur’an sebelum beredar di masyarakat itu, di tanda tangani oleh DR. Muchlis M. Hanafi, MA dan DR. Ahsin Sakho Muhammad, MA selaku ketua dan sekretaris LPMQ.

“Selain itu, ada juga pak tertera di lembaran ini yang mengatakan bahwa Alqur’an ini di terbitkan atas kerjasama PT. Dian Rakyat dan Ar-ribh Publishing,” tukas Acin yang berprofesi sebagai imam utama Masjid Jami Al-huda Desa Aedan Kec. Moutong.

Sebagai diketahui,  Jamaah Masjid Jami Alhuda Desa Aedan Raya Kec. Moutong, Selasa (03/05/2022) pukul 19:50 Wita  dibuat heboh. Pasalnya, salah seorang jamaah masjid tersebut, menemukan beberapa lembar Alqur’an yang salah letak dan beberapa surahnya diulang-ulang, semisal surah Al-hadid, Ar-rahman, Al-jumuah dan Al-waqiahh. (hcb)

Laporan : Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini....