Halal Bi Halal dan Penyerahan Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Sekaligus Lantik Pj Kades Matarape

MOROWALI, Kabar Selebes – Bupati Taslim dan Wakil Bupati Najamudin beserta jajaran Pemkab Morowali menggelar Halal Bi Halal di Desa Mbokita, Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat (06/05/2022) pagi.

Pelaksanaan halal bi halal tersebut dirangkaikan dengan pelantikan penjabat kepala Desa Matarape dari H Harun kepada Sri Nasrah Ahmad. Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Morowali, Nomor: 188.4.45/KEP.0157/DPMDP3A/2022, tanggal, 26 April 2022.

Dalam sambutannya, Taslim mengatakan, tujuan pelantikan penjabat kepala desa  (Pj Kades) untuk mengisi kekosongan jabatan Kades Matarape yang sedang menjalani proses hukum. Pelantikan Pj Kades Matarape adalah sebuah proses, sehingga tidak menimbulkan masalah dan multi tafsir di masyarakat.

“Pergantian ini diakibatkan adanya proses hukum yang ditempuh oleh Kades sebelumnya. Dalam prosesnya melalui persidangan keluarlah putusan pengadilan yang menjadi kekuatan dalam membatalkan H Harun sebagai Kades terpilih,” jelasnya.

“Berdasarkan hal tersebut, hari ini kami melantik penjabat kades baru guna melanjutkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di Desa Matarape,” ujarnya lagi.

Taslim berharap, Pj Kades yang baru dilantik dapat mengemban tugas sesuai tugas pokok dan fungsinya, dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai sumpah dan janji yang baru diucapkan.

“Saya harap, Pj Kades Matarape yang baru diambil sumpah dan janjinya untuk segera menjalankan roda pemerintahannya, utamanya dalam hal pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan,” harapnya.

“Dalam bekerja, Pj Kades harus membangun Kerjasama dengan BPD dan perangkat desa serta seluruh masyarakat dalam membangun desa yang lebih baik,” ungkap Taslim.

Usai pengambilan sumpah dan janji Pj Kades Matarape, dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Halal Bi Halal oleh Wakil Bupati Najamudin.

Dalam ceramahnya, Najamudin mengungkapkan, bahwa manajemen kerja kades, BPD dan aparat desa adalah kebersamaan. Kekuatan pembangunan, baik pada tingkatan desa, hingga pemerintahan manapun dibutuhkan kebersamaan. Seperti anggota badan yang dapat merasakan suka duka antara satu dan lainnya.

“Dalam mensukseskan suatu pembangunan, apapun bentuknya dibutuhkan suatu kebersamaan. Kebersamaan yang di maksud diibaratkan seperti anggota badan, seperti jari-jari tangan, dimana ibu jari adalah pemerintah, jari telunjuk mengisyaratkan orang kaya yang berakhlak, jari tengah adalah ulama, jari manis adalah remaja atau generasi muda, sementara jari kelingking merupakan wanita,” sebutnya.

“Jika bersatunya lima kekuatan tersebut dengan mengambil peran masing-masing, InShaAllah pembangunan akan cepat terwujud. Sebaliknya, jika tidak bersatu, maka tunggulah kehancurannya,” kata Najamudin mengutip teori Imam Al Gazali.

Ditambahkannya, selain lima kekuatan di atas, ada juga jabatan tangan yang mengisyaratkan menyatunya satu kekuatan atau kebersamaan. Untuk itu hakikat jabat tangan dalam halal bi halal adalah saling memaafkan antara satu dan yang lainnya.

Jika itu dilakukan, InShaAllah ketenangan akan dirasakan pada diri seseorang. Selain itu, ada juga isyarat kemudi yang dalam agama Islam berarti iman untuk dapat meningkatkan ketaqwaan seseorang.

“Olehnya, jika semua kekuatan pembangunan diterapkan dalam lingkup Pemkab Morowali, dipastikan visi dan misi “Morowali Sejahtera Bersama” dapat terwujud,” tandas mantan Kandepag Kabupaten Poso itu.

Acara berlangsung lancar dan tertib, yang diakhiri dengan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan Pelaku Usaha Perikanan. Secara simbolis dari Bupati Morowali kepada sejumlah ahli waris.

Diantaranya, Wakula dari Desa Bakala (Bungku Selatan), Tina dari Desa Mbokita (Menui Kepulauan), Ahmar dari Desa Sambalagi (Bungku Pesisir), dan Erni dari Desa Po’o (Bungku Selatan), dengan nilai santunan masing-masing sebesar Rp. 42 juta.

Kegiatan dengan tema “Kita Tingkatkan Sinergitas Kerja Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Guna Terwujudnya Masyarakat Sejahtera Bersama”.

Dihadiri Ketua DPRD Kuswandi, Ketua TP-PKK Asnoni Taslim, Wakil Ketua TP-PKK Marwani, Sekda Morowali, Yusman Mahbub, sejumlah kepala OPD, Forkopimcam Menui Kepulauan, kades, BPD dan perangkat desa se-Kecamatan Menui Kepulauan, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. (kominfo/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini....