Laporan Keuangan Kuartal Pertama 2022, PT BPST Informasikan Tak Ada Transaksi

Aqsha Aulia (Dokumentasi)

PALU, Kabar Selebes – PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) menerbitkan laporan keuangan Kuartal Pertama Tahun 2022. Dari laporan tanggal 16 Maret 2020 dan untuk periode yang berakhir per 31 Desember 2019 dan 2018 (diaudit), perseroan menginformasikan bahwa tidak ada transaksi yang tercatat, kecuali setoran modal oleh Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi senilai Rp. 1,910,000,000 pada tahun 2018 dan 2019.

BACA JUGA :  Didukung Gubernur dan Walikota, BPST Optimistis Pacu Investasi di KEK Palu

Direktur Corporate Affair PT BPST, Aqsha Aulia mengatakan, berdasarkan laporan keuangan PT BPST tanggal 31 Desember  2020 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (tidak diaudit), dengan ini Perseroan menginformasikan bahwa selama setahun berjalan tidak ada transaksi yang tercatat.

“Demikian juga berdasarkan laporan keuangan PT BPST tanggal 31 Desember 2021 dan untuk periode yang berakhir pada tanggal tersebut (tidak diaudit), dengan ini perseroan menginformasikan bahwa selama setahun berjalan tidak ada transaksi yang tercatat. Hutang (kewajiban pajak) tahun 2021 sebesar Rp. 50,150,000,- belum ada realisasinya (belum disetor ke Kas Negara), prive tahun 2021 sebesar Rp. 30,363,160,- tidak ada penjelasan di catatan laporan keuangan tahun 2021 dan 2020,” kata Aqsha Aulia, Senin (9/5/2022).

BACA JUGA :  BPST Minta 27 Tenant Segera Realisasikan Investasinya di KEK Palu

Menurut Aqsha Aulia, pada kuartal pertama tahun 2022, perseroan mencatatkan transaksi Letter of Intent (LoI) dari mitra strategis.  LoI ini lanjutnya, dalam bentuk “uang keseriusan” dimana  uang keseriusan ini merupakan uang pinjaman yang harus dikembalikan dalam satu tahun jika LoI  tidak berubah menjadi perjanjian kerjasama.

NERACA 30 April 22 PT Bangun Palu Sulawesi Tengah
Silakan komentar Anda Disini....