Musik  

Gara-Gara Kades Palapi Minta Warganya Nonton Gratis, Pedangdut Fildan Batal Konser di Moian

Pintu gerbang pantai wisata Moian di Desa Palapi (foto : Hasan Bunyu)

TAOPA, Kabar Selebes – Penggemar superstar dangdut Fildan Rahayu batal tampil di pantai wisata Moian Dusun Satu Desa Palapi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong kaget.

“Wah, kenapa batal?” tanya beberapa penggemar hampir bersamaan. Umumnya mereka yang telah mengantongi tiket box Fildan.

Gagalnya juara Dangdut Academy Asia 3 Fildan DA4, tampil “menghipnotis” warga di Pantai Moian, bukanlah tanpa alasa kuat.

Melda Gluck Erfolgreich  Event Organizer (MGE EO) selalu pelaksana event bertajuk Senandung Cinta Pantai Timur memberikan jawaban tegas.

“Kami tidak bisa memenuhi permintaan Kepala Desa Palapi yang meminta agar seluruh warga Palapi digratiskan pak,” tegas Melda Labolo, ketua Event Organizer MGE ketika dihubungi KabarSelebes.id via sambungan seluler, Senin (9/5/2022).

Padahal kata Melda, pihaknya sudah menyetor pembayaran uang muka di awal acara kepada Pemerintah Desa Palapi sebesar dua juta rupiah dari Rp13 juta yang disepakati.

“Logikanya begini pak, kami mengontrak tempat dengan pembuktian menyetor DP (down payment, red) sebesar Rp2juta.  Berarti kami sudah semacam jadi tuan rumah. Jadi segala sesuatunya yang kami lakukan itu sudah jadi hak kami,” lanjutnya.

Hanya saja, pihak penyelenggara mengakui, dalam melakukan kerja sama dengan Desa Palapi tak melalui surat perjanjian kontrak kerja MoU alias Memorandum of Understanding. “Tapi saat penyetoran uang tanda jadi itu kami sertai kuitansi sebagai tanda bukti,” tegasnya saja.

BACA JUGA :  Pengurus PAPPRI Sulteng Dilantik, Umaryadi Tangkilisan Ajak Pemusik Bangun Ekosistem

Sayangnya, saat media ini meminta dokumentasi kuintansi,  Melda tak bersedia memberikan. Alasannya, “maaf ya pak. Biar media yang turut terlibat jadi sponsor kami yang memuat bukti kuitansi itu pak”.

Selain itu, jelas perempuan kelahiran Wanamukti Kecamatan Bolano, 24 Maret 1992 ini,  pihaknya harus profesional. “Dalam pertemuan kemarin di kantor Desa Palapi, kami hanya bisa menawarkan tiket gratis teruntuk 200 orang saja pak. Namun kades menolak,” sambungnya.

Akibatnya, pihak EO bersama sponsor lainnya seperti Yamaha Chandra Jaya Motor selaku sponsor utama, memutuskan kerja sama dengan Pemerintah Desa Palapi.

“Bahkan sponsor yang terlibat dalam konser Fildan ini, telah memblack list pantai Moian. Jadi kalo ada acara, sponsor tidak akan memakai Moian lagi,” ucap Melda.

Sementara itu, Kepala Desa Palapi Umit Toino ketika media ini menyambangi kediamannya, Senin (09/05/2022) usai shalat isya membantah, jika dirinya dituding mengenai permintaan gratis warganya sebagai biang kerok dari perpindahan tempat  konser Fildan.

BACA JUGA :  Dianggap Jadi Penyebab Batalnya Konser Fildan, Ini Jawaban Kades Palapi

“Tolong dimuat ini, pihak EO itu harus tau. Kita di sini punya kesepakatan warga yang tak tertulis tetapi sudah dilaksanakan setiap ada kegiatan. Hanya dorang itu saja yang tidak mau memahami. Kesepakatan itu adalah setiap ada iven hiburan apa pun, warga Palapi tidak pernah dikenakan biaya masuk. Kecuali ada warga Palapi yang bawa keluarga bukan orang Palapi,” jelasnya panjang lebar dengan nada tinggi.

Dengan tegas Umir mengatakan, bahwa dirinya selalu mengedepan kemaslahatan warga desa yang bakal tempat perkantoran bupati jika Eks Moutong jadi Kabupaten Moutong itu. “Tolong di garis bawahi, saya lebih baik hilang uang kerja sama daripada saya hilang kepercayaan dari masyarakat. Mereka enak saja, bikin acara terus selesai, ya pulang. Kalo ada apa-apanya, pasti saya yang masyarakat serang,” lanjutnya tegas.

Bukan itu saja, chat yang dikirim sang ketua EO kemaren, Minggu (98/05/2022) pukul sebelas malam kepada Umir melalui WhatsApp, soal pihak  EO tak bersedia memenuhi permintaannya dan mengancam akan memindahkan tempat konser, tak ditanggapi Umir. Ia tetap pada pendirian, meminta menggratiskan bagi seluruh warga Palapi.

BACA JUGA :  Dianggap Jadi Penyebab Batalnya Konser Fildan, Ini Jawaban Kades Palapi

Lantas mengenai statmen Melda soal adanya sponsor yang memblack list pantai Wisata Moian setiap ada iven hiburan, pun dijawab santai oleh kepala desa berbadan kekar itu.

“Santai bos, tidak ada pengaruhnya bagi kami. Tolong catat lagi, bukan cuma Fildan artis terkenal yang mau tampil di Moian. Dulu tahun 2013, artis ibukota Jakarta Hamdan ATT pernah menghibur di Moian kok. Sebelumnya juga ada Amri Palu,” ungkapnya mengingatkan.

Umir juga menambahkan, jika saat itu, pantai Moian belum sebagus sekarang. Penataaan rumah-rumah warga masih semrawut. “Toh, artis ibukota Jakarta itu tetap enjoy dan senang menghibur di Moian. Dan, tiket gratis bagi semua warga Palapi. Panitianya pun sampai saat ini tidak pernah bilang rugi,” ucapnya.

Mengenai uang muka yang telah disetor. Umir mengatakan sudah mengembalikan kepada bendahara EO yang datang ke rumahnya siang tadi.

Sebagai pengganti tempat penyelenggara, pihak memindahkan konser artis asal Kabupaten Bau-Bau Provinsi Sulawesi Tenggara itu di Pantai Muara Indah Desa Ogotion Kecamatan Mepanga atau 57 kilometer dari pantai Moian. (hcb)

Laporan: Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini….