Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua DMI Morowali, Taslim sebut Pemkab Morowali dan DMI akan Bersinergi Makmurkan Umat

Bupati Morowali Taslim saat membuka musda DMI Morowali.(Foto: Dok DMI Sulteng)

MOROWALI, Kabar Selebes – Musyawarah daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Morowali akhirnya menetapkan Taslim sebagai ketua definitif periode 2022 – 2027. 

Dalam musyawarah yang mengusung tema memakmurkan dan dimakmurkan masjid, Taslim yang juga bupati Morowali itu terpilih secara aklamasi dalam musda yang digelar di Bungku, Selasa (17/5/2022).

“Dan malam ini musyawarah daerah telah menetapkan Bupati Morowali bapak Taslim sebagai ketua defenitif PD DMI Morowali periode 2022 – 2027,” kata Syamsurijal Labatjo, yang memimpin musda.

Sebelum musda digelar, terlebih dahulu PW DMI Provinsi Sulteng menunjuk Syamsurijal Labatjo sebagai karateker ketua PD DMI Morowali. Ijal sapaan akrab Syamsurijal diberi tugas untuk membentuk kepengurusan PD DMI Morowali lewat musyawarah daerah.

BACA JUGA :  PW DMI Sulteng Berharap PD DMI Bangkep Optimalkan Pembinaan Umat

Dalam Pemerintah Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, bersinergi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulteng untuk membangun kemakmuran umat lewat masjid.

“DMI menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam membangun kemakmuran umat,” kata Bupati Morowali  Taslim dalam sambutannya pada seremonial pembukaan musyawarah daerah Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Morowali, di Bungku.

Taslim menilai, visi besar DMI memakmurkan dan dimakmurkan masjid sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan/kemakmuran umat.

Lewat visi itu, kata dia, DMI memberikan kontribusi besar dalam medongkrak program-program pembangunan yang diselenggarakan pemerintah, dalam hal membangun peradaban umat berbasis masjid.

BACA JUGA :  DMI Sulteng-BKPRMI Kolaborasi Optimalkan Pembinaan Generasi Muda

“Insya Allah ke depan DMI dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah di tingkat kabupaten dalam melaksanakan program-program unggulan keummatan,” ujar Taslim.

Taslim menguraikan Pemkab Morowali saat ini telah memberikan dukungan kepada pondok pesantren, santri dan anak yatim piatu, serta dukungan kepada imam dan pegawai syara di semua masjid di wilayah Morowali.

“Program ini sudah jalan dua tahun, ke depan lewat kolaborasi dengan DMI program-program keummatan ini diharapkan lebib ditingkatkan, sehingga upaya memakmurkan umat lebih efektif,” sebutnya.

BACA JUGA :  Ajak Bincang-bincang di Kos, Pria di Morowali Setubuhi Anak di Bawah Umur

Terkait hal itu Sekretaris Umum PW DMI Provinsi Sulteng Muchtar Ibnu Masud mengatakan pembangunan peradaban umat berbasis masjid menjadi fokus DMI, dalam rangka menindaklanjuti visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

DMI berupaya menjadikan masjid sebagai pusat pendidikan dan sentral pemberdayaan ekonomi umat,” kata Muchtar.

Tidak hanya, PW DMI Sulteng berencana akan memperbaiki tempat wudhu dan toilet masjid di masjid se-Sulteng.

“Karena sinergisitas sangat penting dibangun, baik dengan pemerintah daerah maupun dengan multi pihak lainnya yang terdiri dari swasta dan sebagainya,” ujarnya.(abd)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini….