MTs Alkhairaat Palapi Rayakan Kelulusan dengan Bershalawat dan Membaca Asmaul Husna

TAOPA, Kabar Selebes – Umumnya para pelajar yang telah dinyatakan selesai menempuh pendidikan akhir  merayakan kelulusan  dengan cara konvoi atau corat-coret baju sebagai bentuk cenderamata.

Namun hal bertolak belakang di lakukan oleh pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Alkhairaat Palapi. Sekolah agama yang terletak di Desa Palapi Kecamatan Taopa Kab. Parigi Moutong merayakannya dengan cara bershalawat dan asmaul husna yang dilantungkan di masjid Al-Muhajirin Dusun Satu Pantai Wisata Moian Desa Palapi, Kamis 26 Mei 2022 mulai pukul 10:00 Wita.

“Kami para dewan guru mengajak anak-anak kita melantungkan  kalimat kebesaran Allah, karena perjuangan mereka selama tahun ini dalam menuntut ilmu dan mendidik adab yang baik itu ada campur tangn dari Allah SdwT,” ujar Nukran, S.PdI wakil kepala MTs urusan kurikukum.

Nukran juga menambahkan, zikir ini sebagai bentuk latar sekolah yang merupakan satu-satunya sekolah agama di Kecamatan Taopa yang menmiliki siswa yang kerap menjadi siswa berprestasi di sekolah lanjutan tingkat atas.

“Anak lulusan kita di sini banyak yang berprestasi di sekolah lanjutan,  baik sekolah agama maupun sekolah umum. Dan paling penting itu, ada basic agama yang bisa mereka terapkan di tengah-tengah lingkungannya. Terutama mampu mengajar adik-adiknya tentang lantunan zikir dan puji-pujian kepada Allah,” lanjutnya Nukran panjang lebar.

Salah seorang guru dari Aparat Sipil Negara (ASN) itu memaparkan nuansa keagamaan yang lebih menonjolkan. Sehingga kesan hura-hura yang tak bermanfaat bisa di hindarkan. “Insya Allah ini bisa jadi contoh, bahwa kebaikan yang lebih bermakna untuk agama dan dirinya bisa jadi panutan,” tambahnya.

Cuma lanjut Nukran, pengumuman kelulusan barulah Rabu , 15 Juni 2002  mendatang di umumkan secara resmi. “Ini sebagai bentuk pembacaan doa dan syukuran bahwa mereka osda hari ini akan menyelesaikan pendidikan. Insya Allah mereka akan lulus 100 persen, mari kita doakan,” ajaknys.

Dihadapan seluruh siswa kelas 9,, Nukran pun menitipkan untuk selalu menjaga nama baik almamater sekolah asal serta terutama adab. “Apa langkah yang akan saya bawa, saya ini berasal dari almamater apa. Itu yang kalian semua harus perhatikan. Terutama bagi wanita, usahakan jilbab jangan di lepas setelh tamat dari sini,” pesan Nukran yang disaksikan para dewan guru lainnya.

Seemntara itu pembina keagamaan Ucok Latjolai mengemukakan, dirinya akan bangga bila semua siswanya menempuh pendidikan selanjutnya, tetap bisa menerapkan amalan-amalan. “Saya harapkan, ketika meningglkan sekolah ini, jangan di hilangkan amakan ini ya nak,”pintanya.

Di akhir acara, Andina Rahmatia mewakili  siswa seangkatannya menyampaikan pesan menyentuh. “Kami memohon  dimaafkan  atas kesalahan dan kekhilafan kami. Kami juga mengucapkan terima kasih atas usaha ustadz-ustadzah yang tak pilih lelah demi mendidik kami selama tiga tahun,” lirihnya sambil terisak. (hcb)

Laporan : Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini….