Palu  

Ingin Jadikan Kota Palu Zona Hijau dari Stunting, Pemkot Pacu Kampung KB

Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE menghadiri penilaian Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat Nasional di Gedung Serba Guna Lorong Mawar, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Palu.

PALU, Kabar Selebes – Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengungkapkan jika pemerintah ingin menjadikan Kota Palu zona hijau dari stunting, maka bukan cuma satu kelurahan yang dipacu untuk dijadikan sebagai Kampung KB.

Olehnya, Ia berusaha seluruh kelurahan yang di Kota Palu juga berkualitas sesuai standar penilaian yang dilakukan oleh BKKBN Pusat.

Hal tersebut, katanya harus dijadikan motivasi bagi semua kelurahan khususnya kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Ulujadi.

“Jadikan ini tanda bagaimana kita membentuk kelurahan yang berkualitas. Karena memang kualitas itu dimulai dari keluarga. Kalau keluarga berkualitas, maka berarti kita menyiapkan sumber daya yang berkualitas,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Setelah Meninggal Dosen Untad Dinyatakan Positif Corona, Walikota Palu Minta 16 Orang yang Berkontak Segera Bersedia Dirawat

Selain itu Wali Kota juga mengajak apapun hasil penilaiannya, jadikan ini sebagai pemicu dan penyemangat buat Pemerintah Kota Palu untuk memperbaiki kerja-kerjanya sehingga menjadi lebih baik kedepannya.

Hal ini juga diungkapkan Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Palu, dr. Royke Abraham, M.A.P saat menghadiri penilaian Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tingkat Nasional di Gedung Serba Guna Lorong Mawar, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Palu.

BACA JUGA :  Festival Kebangsaan Meriahkan Bulan Pancasila dan HUT RI ke-77 tahun 2022

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Hadi mengungkapkan rasa syukurnya Kota Palu khususnya wilayah Kelurahan Tipo menjadi empat dari wakil Provinsi Sulawesi Tengah yang akan menjadi nominator Kampung KB.

Menurutnya, pencapaian kali ini menunjukkan kerja yang baik sehingga memacu Pemerintah Kota Palu untuk menjadi lebih baik dan berkualitas sesuai standar yang telah ditetapkan oleh BKKBN Pusat dalam ketentuan Kampung KB.

“Selama ini kerja-kerja kita mungkin tidak terfikirkan akan mendapatkan penilaian. Ini bagus artinya kita bekerja karena kita ingin baik,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tangani Covid-19, Bank Sulteng Serahkan Bantuan ke Pemkot Palu

Ia menyatakan bahwa standar yang telah ditetapkan oleh BKKBN Pusat dalam ketentuan Kampung KB tentu menjadi standar operasional bagi Pemerintah Kota Palu untuk semakin lebih baik.

“Kalau baik berarti keluarga-keluarga yang di dalamnya pun berkualitas. Dengan menjadikan kampung kita berkualitas, InsyaAllah akan menjadi alat buat kita dalam menurunkan stunting. Apalagi stunting kita masih sekitar 23%,” tutupnya.(iz)

Laporan : Indrawati

Silakan komentar Anda Disini….