Tangkal Informasi Hoaks, KPU Sulteng Manfaatkan Medsos

Komisioner KPU Provinsi Sulteng Bidang Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat, Sahran Raden. (Foto: ANTARA)

PALU, Kabar Selebes – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memanfaatkan media sosial (medsos) untuk menangkal informasi tidak benar atau hoaks dan ujaran kebencian seputar kepemiluan.

Komisioner KPU Provinsi Sulteng Sahran Raden mengatakan langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan pemilu di Sulteng berjalan lancar, aman, tertib dan tidak menimbulkan gejolak yang dapat merugikan masyarakat, peserta pemilu utamanya penyelenggara pemilu.

“Menangkal informasi hoaks dan ujaran kebencian soal pemilu saat ini harus dilakukan lewat media sosial. Makanya humas berada di garda terdepan untuk melakukan itu. Nantinya humas akan menyebarluaskan ke berbagai platform medsos,” katanya, Selasa (14/6/2022).

BACA JUGA :  Persiapan 2024, NasDem, Demokrat dan PKS di Sulteng Siap Berkolaborasi

Ia menyatakan perlu partisipasi masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk membantu menangkal hoaks dan ujaran kebencian di medsos. Tanpa bantuan masyarakat, upaya-upaya yang dilakukan KPU tidak akan berjalan sesuai harapan.

“Informasi hoaks dan ujaran kebencian dapat mendelegitimasi jalannya tahapan pemilu dan memecah belah persatuan antar kelompok masyarakat. Maka dari itu keikutsertaan masyarakat sangat dibutuhkan,”ujarnya.

BACA JUGA :  Tuntut Janji Gubernur Sulteng Terkait PT Poso Energy, Sejumlah Warga Cor Kaki dengan Semen

Sahram menerangkan pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memiliki wakil rakyat dan pemimpin secara demokratis sehingga harus terlaksana dengan damai dan penuh martabat.

Jalannya tahapan pemilu hingga hari pemungutan suara nanti harus dikawal agar berlangsung damai, jujur, terbuka dan jujur.(abd/ant)

Sumber : Antara

Silakan komentar Anda Disini….