Qoriah Internasional Asal Sulteng jadi Pelatih Kafilah Nunukan Kalimantan Utara

Hj.Masriah Abd Gani sedang melatih kafilah Kab. Nunukan (foto:istimewa)

NUNUKAN, Kabar Selebes – Hj. Masriah Abd Gani asal Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah dipercaya sebagai pelatih tilawah kafilah Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara sejak 15-20 Juni 2022.

Kabupaten Nunukan sedang mempersiapkan diri mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII tingkat Prov. Kaltara di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan ibukota Kalimantan Utara, mulai besok Rabu hingga Minggu, 22-26 Juni 2022.

Memang, sejak Kabupaten Nunukan dioercaya sebagai tuan rumah di MTQ II Kalimantan Utara tahun 2017 lalu, Masriah telah menjadi langganan membina para qori dan qoriah di Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Tawau, Malaysia Bagian Timur tersebut.

“Alhamdulillah, saya sudah enam tahun selalu dipercaya mengajarkan para peserta tilawah kafilah Nunukan setiap mau pelaksanaan MTQ Kaltara,” syukurnya saat dihubungi KabarSelebesi.id via aplikasi WhatsApp, Selasa 21 Juni 2022 pukul empat sore.

Wanita yang pernah menjuarai MTQ internasional dua kali berturut-turut, tahun 1994 dan 1995 silam. di Kuala Lumpur Malaysia itu bukan hanya membina saat pelatihan. “Tetapi saya selalu diminta untuk mendampingi peserta Kabupaten Nunukan mempelajari ayat-ayat yang telah dicabut dan dibacakan saat tampil nantinya,” ujar Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama Kota Palu itu.

Bahkan perempuan yang selalu jadi dewan hakim setiap perhelatan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tersebut, mengaku senang ditunjuk sebagai pelatih kafilah Kabupaten Nunukan. Pasalnya, para peserta terbaik satu di MTQ tingkat kabupaten itu, memperlihatkan semangat dan kesungguhan menimbah ilmu dari Masriah. “Bayangkan saja pak, kadang mereka tidsk mau istirahat. Padahal setiap sesi sampai 3 jam. Satu hari tiga kali di ajarkan. Kalo malam biasanya sampai larut, kadang sayang yang minta istirahat tapi anak-anak masih mau berlatih. Ini yang saya salut,” bangga wanita yang sedang mendirikan pondok tahfidz qur’an di kampung halamannya, Desa Malanggo Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong.

Menurut catatan media ini, Masriah bukan hanya jadi langganan Kab. Nunukan menjadi pelatih tilawah. Saat masih tergabung dalam  Prov. Kalimanttan Timur, Masriah pernah menjadi pelatih tilawah kafilah Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan tahun 2002 lampau.

“Iya benar pak, itu pertama kali saya jadi pelatih di tanah Kalimantan, saya lalu bersama almarhum ustadz Faqih (pelatih kaligrafi, red). Senang saya, pertama membina di luar Sulteng, anak-anak didiknya rata-raya juara satu,  waktu itu juga Kecamatan Bunyu juara umum,” kenangnya mengakhiri percakapan. (hcb)

Laporan: Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini….