DPKP Morowali Sudah Berikan 40.548 Hewan Ternak Sejak 2018-2022, Bupati: Kita Berikan Juga Asuransi

Pemberian bantuan ternak kepada kelompok ternak dan asuransi serta santunan BPJS Ketenagakerjaan di Sakita, Bungku Tengah, Morowali, pada Jumat (28/07/2022) petang. (Foto: Ahyar Lani/KabarSelebes.id)

MOROWALI, Kabar Selebes – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), memberikan bantuan bibit ternak kepada kelompok ternak di Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah.

Acara itu digelar di halaman Kantor Desa Sakita, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/07/2022) petang.

Kegiatan itu adalah “Penyerahan Secara Simbolis Bantuan Bibit Ternak Kepada Kelompok Ternak Program Penambahan Populasi, Peningkatan Produktivitas dan Memperbaiki Mutu Genetik Ternak Menuju Morowali Sejahtera Bersama”.

Melalui kegiatan itu menjadi salah satu program unggulan dalam mewujudkan visi dan misi Sejahtera Bersama. Selain penyerahan bibit ternak, dilakukan juga penyerahan asuransi untuk peternak dan hewan ternak.

BACA JUGA :  Kapolda Sulteng Letakkan Batu Pertama Pembangunan Batalyon C Brimobda Sulteng di Morowali

Secara simbolis, bantuan bibit ternak diserahkan secara langsung oleh Bupati Morowali, Taslim. Pengadaan bantuan bibit ternak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Beberapa bantuan yang diberikan diantaranya adalah penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 246 orang. Selanjutnya, penyerahan santunan klaim asuransi usaha ternak sapi sebesar Rp. 8.000.000, serta santunan klaim BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp. 42.000.000.

Pada kesempatan itu, Kepala DPKP Morowali, Andi Irman mengatakan, bahwa bantuan bibit ternak menjadi salah satu program unggulan Morowali Sejahtera Bersama.

BACA JUGA :  Bupati Morowali Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Bahomoahi di Bungku Timur

Dikatakannya, dari 2018 sampai dengan 2022, jumlah hewan ternak yang sudah diberikan sebanyak 40.548 ekor. Dengan anggaran hingga tahun ini sejumlah kurang lebih Rp 2 miliar.

“Kita berharap masyarakat dapat menjaga dan mengembangkan apa yang telah diberikan,” harap Andi Irman.

“Khusus penyakit mulut dan kuku (PMK) kami mengingatkan, agar kebersihan kandang dan hewan ternak selalu dijaga,” harapnya.

Untuk itu, DPKP Morowali merencanakan untuk melakukan sosialisasi ke setiap desa terkait PMK. Sekaligus akan diadakan asuransi untuk ternak dan peternak.

Sementara itu, Bupati Morowali, Taslim mengatakan, bahwa tujuan utama diserahkannya bibit ternak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA :  Polres Morowali Amankan Dua Terduga Kasus Narkoba, Salah Satunya Oknum PNS

“Kita ingin menambah jumlah ternak, itu intinya,” kata Taslim.

Dilanjutkannya, bahwa program bantuan bibit ternak diadakan setiap tahun. Melalui program tersebut, Pemda menginginkan adanya penambahan jumlah ternak dan keturunan ternak.

Olehnya, sangat diharapkan adanya kerjasama antara Pemda dan masyarakat. Untuk Desa Sakita, sebanyak kurang lebih 200 warga masyarakat sudah dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita juga telah memberikan asuransi hewan ternak dan peternak, tentunya kita berharap lebih sejahtera,” tandas Taslim. (ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….