Pencarian Korban Hilang Banjir Torue Nihil, Bupati Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Salah satu korban luka akibat banjir di Desa Torue Kabupaten Parigi Moutong.(Foto: Basarnas Palu)

PALU, Kabar Selebes – Pencarian empat korban yang dilaporkan hilang aaat banjir bandang, Kamis malam (28/7/2022), masih nihil.

Kepala Seksi Operasional Basarnas Palu Andi Sultan mengatakan pencarian hari kedua akan dilanjutkan Sabtu, 30 Juli.

Andi Sultan mengatakan, informasi yang diperoleh dari beberapa orang menyebutkan kepala banjir datang mencapai dua meter dan air laut sedang surut. Sehingga air bercampur lumpur dan material kayu langsung ke laut.

BACA JUGA :  Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Desa Lobu dan Moutong Utara Kecamatan Moutong  Terendam Banjir

Sementara itu, Bupati Parigi Moutong Samsirizal Tombolotutu menetapkan status darurat penanganan banjir pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong. Keputusan tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 367.65/661/BPBD.

Masa tanggap darurat selama 14 hari terhitung sejak 28 Juli hinggal 11 Agustus 2022, bertujuan untuk infrastruktur jalan, perbaikan sarana dan prasarana vital, perbaikan perkebunan dan tambak warga agar segera berfungsi sebagaimana mestinya.

BACA JUGA :  Hiswana Migas Sulteng Salurkan Bantuan Uang Tunai kepada Korban Banjir Torue

Segala biaya yang timbul selama masa tanggap darurat dibebankan pada APBD Parigi Moutong. (ptr)

Laporan : Pataruddin

Silakan komentar Anda Disini….
BACA JUGA :  Badan Rescue NasDem Sulteng Tambah Bantuan Logistik di Posko Kemanusiaan Banjir Bandang Torue