Institut Cokroaminoto Pinrang Siap Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan Lokal

PINRANG, Kabar Selebes – Institut Cokroaminoto Pinrang (ICP) sebagai institut pertama di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat lokal. Hal ini dapat dilakukan melalui sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pinrang.

Komitmen tersebut diungkapkan Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Cokroaminoto Sandrawali Mukaddas, SE dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) Nomor: 560/E/O/2022 yang menetapkan penggabungan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Cokroaminoto Pinrang dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Pinrang menjadi Institut Pendidikan Cokroaminoto Pinrang.

Sandrawali Mukaddas mengatakan perubahan status kedua sekolah tinggi ini adalah berkat dukungan semua civitas akademika dan juga Pemerintah Kabupaten Pinrang.

BACA JUGA :  Pemprov Upayakan Bangun Jalur Antar Provinsi Sulsel - Sulteng di Sigi dan Luwu Utara

“Sinergitas antara civitas akademika dengan pemerintah kita berharap terus terjalin demi peningkatan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Pinrang,” ujarnya, Kamis (4/8/2022).

Penyerahan SK tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara Drs.A.Lukman,M.Si kepada Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Cokroaminoto Pinrang, Sandrawali Mukaddas, SE disaksikan oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid di ruang pola kantor Bupati Pinrang, Kamis.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Cokroaminoto Pinrang melantik Iqbal Mukaddas, ST, M.Pd sebagai Rektor Institut Cokroaminoto Pinrang yang pertama.

Rektor Institut Cokroaminoto Pinrang, Iqbal Mukaddas mengungkapkan jabatan ini merupakan amanah. Sebelumnya dua sekolah tinggi swasta di Kabupaten Pinrang tersebut merupakan dua perguruan tinggi terpisah, namun berada dalam naungan Yayasan Pembina Pendidikan Cokroaminoto Pinrang.

BACA JUGA :  Pemprov Upayakan Bangun Jalur Antar Provinsi Sulsel - Sulteng di Sigi dan Luwu Utara

Perubahan status tersebut menjadi harapan besar, agar di masa depan ICP diharapkan mampu mengembalikan statusnya menjadi Universitas Cokroaminoto sebagaimana yang pernah diperjuangkan oleh para pendirinya.

Mantan Ketua STKIP Cokroaminoto Pinrang ini mengaku akan terus berinovasi dalam pengembangan Institut Cokroaminoto Pinrang kepadanya.

Saat penyerahan SK, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 9 Sulawesi selatan, Barat dan Tenggara Drs.A.Lukman,M.Si mengucapkan selamat atas terbentuknya Institut Cokroaminoto dan berharap kepemimpinan Rektor mampu membawa Institut untuk memberikan pendidikan yang bermutu kepada pada Mahasiswa/mahasiswi.

Lukman juga berharap Institut Cokroaminoto Pinrang mampu menghasilkan alumni yang siap kerja dan bersaing dengan alumnus dari pendidikan tinggi lainnya yang ada di Indonesia.

Bupati Pinrang dalam sambutannya menyampaikan selamat atas penggabungan STKIP Cokroaminoto Pinrang dan STIH Cokroaminoto Pinrang menjadi Institut Cokroaminoto Pinrang yang pertama di Pinrang. Bupati juga mengucapkan selamat kepada Bapak Iqbal Mukaddas ST. M.Pd atas dilantiknya Rektor Institut Cokroaminoto Pinrang.

BACA JUGA :  Pemprov Upayakan Bangun Jalur Antar Provinsi Sulsel - Sulteng di Sigi dan Luwu Utara

Dengan penggabungan ini, Bupati percaya Institut Cokroaminoto Pinrang akan mampu bersaing dalam mempersiapkan alumninya untuk dapat bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif saat ini. Bupati juga berharap ke depan terjalin kerjasama strategis antara Institut Cokroaminoto dengan Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam dunia Pendidikan.

“Selamat atas penggabungan dua Sekolah Tinggi menjadi Institut Cokroaminoto Pinrang, saya yakin dan percaya Institut Cokroaminoto Pinrang akan semakin maju ke depannya,” tandas Irwan Hamid.(*/abd)

Laporan : TIM

Silakan komentar Anda Disini....