BPST Siap Buka Rincian Transaksi dari Rekening-Rekening yang Tak Dilaporkan Pengurus Lama

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) (Foto: Istimewa)

PALU, Kabar Selebes – PT. Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu mengaku menemukan data adanya transaksi-transaksi ilegal dari sejumlah rekening yang tak dilaporkan oleh pengurus lama.

Kuasa Hukum BPST Indah Sariwati S.H., MKn mengatakan bahwa jika diperlukan oleh masyarakat untuk mengawal proses hukum yang sedang berjalan di Bareskrim Mabes Polri dan audit investigasi di BPKP, maka BPST siap untuk membuka rincian transaksi dari rekening-rekening BPST yang tidak dilaporkan dalam Laporan Keuangan 2020 dan 2021 (Unaudited) oleh pengurus lama.

“Dengan demikian dapat diketahui aliran-aliran dana transaksi pada rekening-rekening tersebut. Namun demikian, kami tetap menghormati proses hukum dan audit investigasi yang sedang dilakukan oleh pihak terkait,” kata Indah dalam siaran persnya, Rabu (10/8/2022).

BACA JUGA :  BPST Minta 27 Tenant Segera Realisasikan Investasinya di KEK Palu

Sebelumnya, BPST melaporkan dugaan penyalahgunaan anggaran perusahaan ke Mabes Polri setelah mendapat somasi dari salah satu tenan yaitu PT. Trinitan Metal and Minerals (TMM). Somasi itu meminta kejelasan kepada BPST soal kerjasama mereka karena sudah melalukan pembayaran.

Dari somasi itu maka BPST menemukan adanya dugaan transaksi illegal yang dilakukan mengatasnamakan BPST dengan tenan yaitu PT. Trinitan yang nilainya mencapai Rp1,7 Miliar.

BACA JUGA :  Gara-gara Disomasi PT. Trinitan, BPST Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Perusahaan Rp1,7 Miliar ke Polisi

Mantan Direktur Utama PT. BPST Andi Mulhanan Tombolotutu membenarkan adanya transaksi keuangan dari PT Trinitan, namun membantah jika dana itu milik BPST.

“Kami belum melaporkan karen nanti di RUPS, karena dana itu bukan merupakan penerimaan BPST tapi 100% dana milik TMM (Trinitan) dan 100% peruntukannya untuk TMM bukan untuk BPST,” kata Mulhanan yang dikonfirmasi, Rabu siang.

BACA JUGA :  Hasil Audit BPKP, Ada Kerugian Keuangan Negara Terkait Kerjasama BPST dan PT. Trinitan

Mulhanan Tombolotutu mengaku tak paham apa motif direksi baru melaporkan dana Trinitan yang dititip di rekening khusus BPST dan digunakan oleh Trinitan sendiri.

“Mereka mungkin sakit hati dengan TMM yang sudah bergeser ke KEK Sorong. Nanti saya akan perlihatkan semua bukti pengeluaran untuk TMM dan tersisa hanya 2 item belum dilaksanakan karena mereka sudah tidak jadi melanjutkan proyeknya di KEK Palu,” tandas Toni, sapaan akrab mantan wakil walikota Palu ini.(*/abd)

Laporan : Abdee Mari

Silakan komentar Anda Disini….