5 Tips Aman Saat Bertransaksi Online

JAKARTA, Kabar Selebes – Saat ini, transaksi yang dilakukan secara online telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Berbagai pembayaran dari membayar tagihan bulanan hingga belanja, sebagian besar telah dilakukan secara online.

Melakukan pembayaran secara online memang memiliki banyak kelebihan. Pembayaran secara online lebih fleksibel dan praktis untuk dilakukan, dan dapat dilakukan kapan saja. Jika dibandingkan dengan transaksi langsung melalui bank misalnya, transaksi online tentu saja jauh lebih hemat waktu dan tenaga.

Namun dibalik semua kemudahan dan manfaatnya, melakukan transaksi online juga memiliki resiko. Sistem keamanan yang buruk dapat menyebabkan kebocoran data finansial yang kita masukkan saat melakukan pembayaran online. Karena itu, menjaga agar transaksi online selalu aman sangatlah penting. Seberapa seringkah Anda bertransaksi online? Pastikan untuk memperhatikan tips berikut ini agar transaksi online Anda lebih aman.

  1. Bertransaksi pada platform yang terpercaya
BACA JUGA :  Tunggu 23 September 2020, FIF Persembahkan FIFGROUP FESTIVAL

Penggunaan transaksi online kini sangat luas. Dari toko online, platform situs berlangganan, pembelian aplikasi atau game, hingga transaksi pada game di situs tertentu, misalnya betting online yang dimainkan di BK8 link.

Banyak sekali platform yang menyediakan fasilitas untuk pembayaran secara online, dan ragam platform yang memakai pembayaran online kini semakin banyak dan semakin luas saja. Tapi sebagai konsumen, Anda tetap harus berhati-hati, karena tidak semua platform yang menawarkan pembayaran online dapat dipercaya dalam menjaga keamanan transaksi.

Karena itu, penting untuk memastikan apakah platform yang Anda pilih saat bertransaksi dapat dipercaya dan memiliki reputasi yang baik. Anda dapat mengetahui hal ini dari review para pengguna. Jadi baik itu memilih toko online hingga memilih situs taruhan, pastikan untuk memilih yang dapat dipercaya saat Anda melakukan transaksi secara online.

BACA JUGA :  Bergotong Royong bersama Warga, Satgas TMMD ke-106 Bersihkan Pekarangan Rumah
  • Membaca ketentuan dan kebijakan dengan cermat

Transaksi online kadang memiliki ketentuan atau kebijakan tertentu. Misalnya ada jumlah minimal untuk melakukan deposit atau transfer. Atau kebijakan mengenai adanya biaya administrasi saat melakukan transaksi.

Pastikan Anda telah mengetahui tentang hal ini sebelum melakukan transaksi online. Ketentuan mengenai biaya dan lainnya harus dipahami terlebih dahulu, sehingga Anda tidak menyesal kemudian.

  •  Tidak membagikan data rahasia

Saat bertransaksi online, biasanya pengguna harus memasukkan data atau kode rahasia tertentu. Misalnya nomor PIN, kode OTP, atau security question. Data ini adalah bersifat rahasia dan pihak penyedia fasilitas pembayaran online tidak akan menanyakan data rahasia ini kepada Anda.

Karena itu perhatikan untuk tidak membagikan data rahasia yang diperlukan untuk bertransaksi online. Jika ada pihak yang menanyakan data rahasia Anda, dapat dipastikan pihak tersebut berencana melakukan penipuan.

BACA JUGA :  Tokoh Muda Ini Dampingi Ahmad Muzani Ziarah ke Makam Guru Tua
  • Waspadai bonus yang berlebihan

Bonus atau diskon memang adalah hal yang wajar untuk menarik pembeli atau pelanggan. Namun sebaiknya Anda berhati-hati jika menemukan situs atau toko online yang memberikan diskon tidak wajar, harga yang terlalu murah, atau bonus yang tidak masuk akal. Banyak yang tergiur oleh diskon atau bonus, tapi ternyata itu hanya sebuah kedok penipuan.

  • Perhatikan keamanan perangkat Anda

Bertransaksi online pasti dilakukan dengan menggunakan perangkat atau gadget baik itu smartphone, tablet, atau laptop. Untuk menjaga keamanan data finansial Anda, sebaiknya gunakan perangkat milik pribadi saat melakukan transaksi online. Hindari menggunakan perangkat umum saat bertransaksi, atau menggunakan wifi umum untuk sambungan internet saat bertransaksi online. Jika Anda ingin menjual atau mengganti perangkat Anda, pastikan Anda telah menghapus data pribadi yang tersimpan di perangkat.(abd/adv)

Laporan : TIM

Silakan komentar Anda Disini….