56 Sekolah TK di Kota Palu Tampil di Pagelaran Merah Putih Anak Usia Dini 2022

Para Siswa Taman kanak-kanak Negeri Pembina Kota Palu saat tampil menggunakan pakaian adat dari berbagai wilayah di Indonesia pada pagelaran merah putih anak usia dini tahun 2022 di Jodjokodi Convention Center (JCC), Jumat (02/08/2022). (Foto : Indrawati Zainuddin)

PALU, Kabar Selebes – Sebanyak 56 anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) taman kanak-kanak baik negeri maupun swasta di Kota Palu tampil dalam pagelaran merah putih anak usia dini tahun 2022 di Jodjokodi Convention Center (JCC). Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yakni dari tanggal 2 dan 3 September 2022.

Pagelaran anak merah putih anak usia dini merupakan program tahunan dari kelompok kerja taman kanak kanak (K3TK) wilayah ll Palu Timur dan Mantikulore, dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke -77.

“Tujuan kami melaksanakan kegiatan ini yang pertama yaitu menanamkan nilai nilai buat anak anak supaya mereka mencintai bangsanya,” kata Johan, ketua panitia.

BACA JUGA :  Tak Terima Ditertibkan, Pedagang Pasar Inpres Manonda Berkelahi dengan Satpol PP

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan ini juga diharapkan dapat mengembangkan kreativitas, bakat, minat anak dan sekaligus dapat membangun interaksi dengan sesama temannya, apalagi bagi anak anak yang kurang berinteraksi dan bersosialisasi, maka mentalitas si anak akan tersisih dan terasing dengan dinamika sosial yang pada akhirnya mengalami rasa kurang percaya diri.

BACA JUGA :  Polisi Buru 3 Debt Collector Penganiaya Karyawan Toko di Palu

Selaras dengan kemeriahan ulang tahun RI ke 77 para peserta didominasi menggunakan pakaian nuansa merah putih.

Meski demikian banyak yang Menarik dalam kegiatan ini, salah satunya persembahan dari TK Negeri Pembina Kota Palu, dengan menggunakan pakaian adat dari berbagai wilayah di Indonesia, penampilan gerak dan lagu yang  berjudul anak indonesia ciptaan AT mahmud  dan Ojo Dibandingke yang belakangan dipopulerkan oleh Farel Prayoga cukup menghipnotis para penonton, panitia dan peserta lainnya.

BACA JUGA :  Pemkot Palu Komitmen Dukung Aktivitas Lembaga Keagamaan di Kota Palu

“Penampilan anak – anak mulai dari gerak dan lagu kemudian ada paduan suara trus ada puisi juga. Jadi 3 pagelaran yang ditampilkan sekokah, mereka bebas memilih namun mengingat waktu setiap sekolah hanya bisa menampilkan 2 macam saja,” tutup Johan. (iz)

Laporan : Indrawati

Silakan komentar Anda Disini….