Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Palu Blokir Jalan Sam Ratulangi

Aksi Aliansi Mahasiswa Palu menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Selasa (6/9). (Foto: Patar)

PALU, Kabar Selebes – Aliansi Mahasiswa Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 6 September 2022 melakukan aksi unjukrasa menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, akhir pekan kemarin.

Aliansi Mahasiswa Palu terdiri dari mahasiswa Universitas Taduoako, STIE Palu, Universitas Islam Indonesia (UIN) Palu, Universitas Alkhairaat Palu dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Dalam orasi secara bergantian, mahasiswa menolak kenaikan BBM karena dinilai sangat menyengsarakan masyarakat.

BACA JUGA :  Kemendikbud Bantu UKT kepada 3.299 Mahasiswa Untad yang Terdampak Covid-19

“Kami menolak naiknya harga BBM karena sangat menyulitkan masyarakat,” ujar mahasiswa dalam orasinya.

Aksi unjukrasa digelar di Jalan Sam Ratulangi tepat di depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Hampir sepanjang Jalan Sam Ratulangi diblokir kepolisian.

Mereka mendesak agar Ketua DPRD Sulawesi Tengah Hj Nilam Sari Lawira menemui pengunjukrasa.

BACA JUGA :  Demokrat Sulteng Tolak Kenaikan BBM

Aksi mulai pukul 10:00 Wita hingga pukul 14.00 Wita, masih terus berlangsung. Mereka juga membakar beberapa ban bekas.

Selain soal kenaikan harga BBM, mahasiswa juga menyoroti kasus lain seperti isu terorisme dan suap penerimaan casis Rp4,4 miliar di Polda Sulawesi Tengah.

Ratusan polisi disiagakan di gerbang masuk halaman gedung DPRD Sulawesi Tengah. Belum ada perwakilan mahasiswa yang diterima.(ptr)

BACA JUGA :  Kemendikbud Bantu UKT kepada 3.299 Mahasiswa Untad yang Terdampak Covid-19

Laporan : Pataruddin

Silakan komentar Anda Disini….