Dua Hari Jelang Peringatan 4 Tahun Gempa Palu, Huntap Talise Resmi Dibangun

Gubernur Rusdy Mastura saat menunjukkan peta Huntap Talise.(Foto: Humas)

PALU, Kabar Selebes – Kasubdit Wil III Sulawesi Ditjen Cipta Karya PUPR Herman Tobo mewakili Ditjen Cipta Karya bersama Gubernur Sulteng Rusdy Mastura serta pejabat lainnya, melakukan groundbreaking sebagai awal dimulainya pelaksanaan pembangunan huntap kawasan Talise, Senin (26/9/2022).

Huntap Talise ini direncanakan akan dibangun sejumlah 559 unit di atas lahan seluas 46,83 hektar.

“Rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sulawesi Tengah sempat terhambat akibat pandemi Covid-19. Kini seiring dengan pemulihan situasi dari pandemi, proyek rehabilitasi dan rekonstruksi mulai bergerak kembali,” kata Herman Tobo, Senin, 25 September 2022 di Talise, seperti dikutip datri SuluhMerdeka.com.

Kata Herman, Kementerian PUPR pun hadir untuk menata dan membangun kembali infrastruktur publik serta kawasan permukiman yang antara lain berupa hunian tetap.

BACA JUGA :  BP2P Sulawesi Bangun 712 Hunian Tetap untuk Penyintas Gempa Palu dan Donggala

Pembangunan kawasan huntap Talise dilaksanakan secara kolabotatif antar Balai PUPR dan pemerintah daerah yaitu Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah melaksanakan pembangunan infrastruktur di dalam kawasan, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi IIi melaksanakan pembangunan unit hunian tetap, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIV Palu melaksanakan pembangunan jalan dan akses menuju wilayah huntap, Balai Wilayah Sungai Sulawesi IIi melaksanakan pembangunan sumber air baku untuk melayani kawasan huntap dan pemerintah daerah melaksanakan penyediaan lahan dan operasional serta pemeliharaan.

Gubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura mengaku senang huntap Talise sudah mulai dibangun.

“Hampir empat tahun masih ada warga yang bertahan di hunian sementara,” kata Rusdy Mastura.

BACA JUGA :  Hunian Tetap Tak Kunjung Usai, Ratusan Penyintas Petobo Sambangi Kantor DPRD Sulteng

Kata Rusdy Mastura, pembangunan huntap ini membutuhkan waktu panjang serta lobi-lobi ke teman-teman di pemerintah pusat.

Sementara Walikota Palu Hadianto Rasyid meminta maaf kepada warga Kota Palu yang masih bertahan di hunian sementara karena rencana pembangunan huntap sempat terhenti karena sesuatu hal.

Pembangunan huntap ini dikerjakan oleh konttaktor pelaksana PT Aphasko-Karaga dan didanai Bank Dunia.

Pembangunan huntap ini menjelang empat tahun bencana dahsyat menghajar Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong, 28 September 2018 silam.

Baca Juga: Pembukaan lahan KPN Dampelas dikebut tapi minim alat berat, Ridha Saleh: Besok 2 dozer dimobilisasi

Bencana besar itu menelan korban lebih dari 4.000 meninggal dunia. Juga meluluhlantakkan permukiman rumah warga, gedung perhotelan, gedung pemerintah serta swasta.

BACA JUGA :  Resmikan Pembangunan Huntap Sigi, Mekopolhukam Wiranto Minta Pengerjaannya Jangan Mangkrak

Lokasinya di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kora Palu, Sulawesi Tengah.

Lokasi di ketinggian. Berdiri di lokasi itu kita bisa menyaksikan keindahan Kota Palu dengan teduhnya Teluk Palu.***

Sumber : SuluhMerdeka.com

Silakan komentar Anda Disini….