Ribuan Umat Islam Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Kompleks Alkhairaat Palapi

Ribuan umat Islam tengah khusyuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman madrasah Alkhairaat di Desa Palapi

TAOPA, Kabar Selebes – Ribuan umat Islam tengah khusyuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW  di halaman madrasah Alkhairaat di Desa Palapi Kecamatan Palapi Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah, Rabu 9 November 2022 Pukul 19:30 Wita.

Pantaun awak media KabarSelebes.id di lokasi, halaman sekolah Alkhairaat terbesar di Kecamatan Taopa tersebut, tak mampu menampung ribuan yang tumpah ruah.

“Masya Allah, halaman madrasah ini berukuran  7.200 meter persegi. Kelihatan tak mampu menampung para jamaah pak. Membludak,” ucap ketua panitia pelaksana Muhammad Eldy yang ditemui media ini di sela-sela acara.

Padahal kata El —sapaan akrabnya, meski maulid kali ini diselenggarakan pada bulan Rabiul Akhir 1444 hijriyah. Tapi, “animo masyarakat yang sebagian besar merupakan abnaulkhairaat, tak surut,” ujarnya.

Apalagi tambahnya, pada acara maulid nabi tahun 2022 ini, di hadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Alkhairaat Pusat Palu, Habib Ali bin Muhammad Aljufri.

Sementara itu, ketua Pengurus Cabang Alkhairaat Kecamatan Taopa Candra Setiawan dalam sambutannya mengatakan, keterlambatan Alkhairaat memperingati maulid nabi tahun 2022, bukan hal yang disengaja.

BACA JUGA :  Seribuan Umat Islam Ikut Jalan Sehat Maulid Nabi Bersama Abnaul Khairaat Kecamatan Taopa

“Kami mencocokkan jadwal perjalanan ketua umum Alkhairaat dalam safari maulid beliau. Saat kami menghadap beliau di kediamannya di Palu beberapa waktu, jadwal beliau sangat padat. Bekiau meminta untuk maulid di Palapi, setelah kepulangan habib dari Maluku Utara,” jelas Candra.

“Dalam perjalanan pulang dari Maluku Utara, beliau masih sempat menghadiri acara di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato Provinsi Gorontalo. Bahkan pagi tadi (9/11) beliau menghadiri acara yang sama di Pesantren Alkhairaat Moutong. Malamnya barulah di sini,” sambungnya.

Dihadapan cucu Guru Tua itu, Candra yang juga sebagai Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Alkhairaat Taopa di Palapi memaparkan, jika dirinya beserta pengurus cabang Alkhairaat lainnya tengah mempersiapkan pendirian Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Alkhairaat di berbagai desa yang ada di Kecamatan Taopa.

“Saat ini dari 11 desa yang ada di Kecamatan Taopa, baru enam desa yang telah memiliki MDA. Mohon kiranya kepala-kepala desa yang belum ada MDA di desa, dapat membantu kami untuk mendirikan MDA,” pinta Candra.

BACA JUGA :  Bertabur Juara, Dua Sekolah Alkhairaat di Taopa Gelar Tasyakuran Secara Sederhana

Dirinya beralasan, saat ini  masih banyak anak-anak sekolah yang duduk di bantu tingkat menengah pertama dan atas yang belum mamu baca tulis alqur’an.

“Bukan itu saja, masih banyak anak-anak kita yang belum mengetahui bacaan shalat. Padahal itu setiap hari dilaksanakan. Kedepannya, tidak ada lagi hal seperti ini di Kecamatan Taopa,” nilai lelaki yang sedang menyelesaikan pendidikan pasca sarjana di Universitas Negeri Gorontalo.

Habib Ali bin Muhammad Aljufri dalam hikmah maulidnya menekan, perlu di terapkan keteladanan tentang cinta kepada Nabi Muhammad SAW. “Salah satu contoh yang bisa membuktikan jika kita mencintai nabi adalah selalu bershalawat ketika nama rasulullah di sebut,”  urainya.

Habib  Ali juga menerangkan bahwa orang pelit atau kikir sesungguhnya bukanlah orang yang memiliki harta banyak tapi tidak mau berbagi. “Melainkan orang yang ketika nama nabi di sebut sedangkan dia tidak mau bershalawat. Inilah orang pelit,” tekannya.

BACA JUGA :  Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Selalu Setia Hadiri Haul Guru Tua

Selain itu, kewajiban umat Islam yang tidak di tinggalkan adalah shalat. Karena katanya, shalat adalah salah satu amalan yang pertama kali di hisab. Kaoan di mana saja, hendaknya umat Islam menunaikan shalat. Selain shalat yang wajib,  shakat yang kategori sunnah pun hendaknya di tunaikan.

“Misalnya saat bangun malam hensak buang air kecil. Maka setelah itu berwudhu dan sempatkan shalat malam. Meski cuma satu rakaat,” pesan habib Ali. (hcb)

Laporan : Hasan Cl. Bunyu

Silakan komentar Anda Disini….