PORDI Morowali Resmi Dikukuhkan, Bupati: Domino Bukan Sarana Perjudian, Tapi Wadah Mempererat Silaturahmi

Pengurus PORDI Morowali saat dikukuhkan dan dilantik untuk masa bakti 2022-2026, sekaligus eksebisi domino Bupati Morowali vs PORDI Sulteng.

MOROWALI, Kabar Selebes – Pengurus Daerah Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Kabupaten Morowali masa bakti 2022-2026, resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Pordi Sulawesi Tengah (Sulteng), Asri M. Tahir.

Pengukuhan dan pelantikan digelar di Warkop Aweng Desa Bente, Bungku Tengah, Morowali, Sulteng, pada Jumat (18/11/2022) malam.

Kegiatan dirangkaikan dengan pembukaan Open Turnamen Domino Bupati Cup dalam memperingati HUT Morowali ke-23, yang diikuti oleh atlet Morowali dan luar daerah.

Pengukuhan disaksikan oleh Bupati Morowali Taslim, jajaran Forkopimda, pejabat Pemkab Morowali,  para tamu undangan, serta Insan Pers.

Ketua PORDI Morowali, Hamlin mengatakan, dirinya siap mengemban amanah yang dipercayakan oleh para anggota PORDI Morowali untuk memasyarakatkan dan mengedukasi olahraga domino sebagai cabang olahraga yang menjanjikan ke depan.

BACA JUGA :  DPRD dan Pemda Morowali Bahas Pembentukan Kecamatan Sombori Kepulauan, Syarifudin: Akan Disetujui Bersama

“Ke depannya, PORDI Morowali akan membangun gardu PORDI di setiap desa dan kecamatan,” ungkapnya.

“Domino kalau dikemas dengan baik bisa membawa hal positif. Mari kita bangun PORDI menjadi olahraga yang positif di Morowali,” tambahnya.

Dalam sambutan tertulis Ketua Umum KONI Morowali, yang dibacakan Sekretaris Umum KONI Morowali, Rifai Sanusi menyampaikan, ucapan selamat dan apresiasi atas dilantiknya PORDI Morowali.

“PORDI merupakan salah satu cabang olahraga yang baru dan masih perlu perhatian khusus, kita berharap PORDI dapat menciptakan atlet yang berprestasi untuk bisa bertanding di laga provinsi maupun tingkat nasional,” harapnya.

BACA JUGA :  KTN Morowali Diresmikan, Mitra Deradikalisasi Dapat Bersinergi

Sementara, Bupati Taslim menyampaikan selamat dan sukses atas dilantiknya pengurus PORDI Morowali. Sekaligus resmi membuka Open Turnamen Domino Bupati Cup.

“Domino selain membangun terjalinnya hubungan silaturahmi juga wadah penyaluran bakat bagi masyarakat. Domino merupakan permainan budaya yang sudah lama ada dan memiliki peminat paling banyak,” ungkapnya.

“Saya harapkan permainan ini jangan disalahgunakan. Mindset ini yang perlu kita hilangkan, domino bukan sarana perjudian, namun ini salah satu wadah untuk mempererat silaturahmi dan mengasah otak kita,” harap Taslim.

Ia juga berharap, keterlibatan dan dukungan semua elemen, bisa membumikan domino di Morowali. Bahwa domino sudah menjadi cabang olahraga yang diakui KONI.

BACA JUGA :  Gara-gara Dengar Adzan, Seorang Tahanan Bersyahadat Masuk Islam Disaksikan Kapolres Morowali

Dilanjutkan dengan eksebisi domino Bupati Morowali vs Pengurus PORDI Sulteng. (kominfo/ahl)

Laporan: Ahyar Lani

Silakan komentar Anda Disini….