Stok Beras di Parigi Moutong Melimpah, Stafsus Kementan RI : Tak Masuk Akal Ada yang Mau Impor

Staf Khusus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi bertemu warga di Parigi Moutong.(Foto: Patar)

PARIGI, Kabar Selebes – Staf Khusus Menteri Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi melihat langsung ketersediaan beras di Kota Parigi bersama Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budiman, Minggu (20/11/2022).

Dalam kunjungan di dua titik dalam Kota Parigi, Yesiah Ery Tamalagi dan Sayutin mendapatkan stok beras yang melimpah pada pedagang.

“Parigi Moutong berasnya melimpah. Kita malah mengirim ke daerah-daerah lain. Bahkan kita juga Desember mendatang mulai melakukan penanaman padi IP 400 atau panen empat kali setahun. Beras kita juga sudah merek sendiri dan produksinya juga beragam, dari premium sampai non premium. Karena itu tidak masuk akal kalau ada yang mau memasukkan beras impor ke negara kita sebab saya juga selalu mengikuti bagaimana daerah lain di negara kita produksi berasnya tidak kekurangan,” tegas Sayutin.

BACA JUGA :  Satu Positif Corona di Parimo Kerja di Bawaslu RI dan Sempat Dikarantina 14 Hari di Palu

Yesiah Ery Tamalagi saat berada di Parigi juga melakukan video conference dan melihat langsung suasana penggilingan di Desa Balinggi mulai dari proses perontokkan padi, packing sampai menaikkan ke sejumlah truk yang sudah antri di depan penggilingan.

Saat berdialog dengan salah satu penjual beras yang sudah berjualan beras 20 tahun di Parigi mengatakan tidak pernah kekurangan beras untuk dijual.

BACA JUGA :  KKP Sebut Nilai Ekspor Udang Indonesia ke Amerika 1,106 Miliar Dolar

“Tidak pernah pak, selalu banyak persediaan untuk dijual. Sudah 20 tahun saya berjualan disini,” kata Hj Massi.

Kabupaten Parigi Moutong sendiri selama ini dikenal sebagai lumbung beras Sulawesi Tengah, termasuk menyuplai propinsi tetangga Sulawesi Tengah.(*/abd/ptr)

Laporan : Pataruddin

Silakan komentar Anda Disini….
BACA JUGA :  Masyarakat Kasimbar Salurkan 1,7 Ton Beras untuk Korban Banjir Parigi Selatan