Panggung Kebangsaan di Munas XI KAHMI Diisi Culture Project, Qwerty Band hingga Puisi

Culture Project Band saat tampil di Panggung Kebangsaan Munas XI KAHMI. (Foto : Patar)

PALU, Kabar Selebes – Musyawarah Nasional (Munas) XI Korps Alumni HMI (KAHMI) yang digelar di Palu Sulawesi Tengah, menarik minat banyak pihak. 

Selain karena dihadiri oleh kontingen dari seluruh Indonesia, Munas XI KAHMI ini menarik karena pertarungan elit organisasi memperebutkan presidium KAHMI. 

Berbeda dengan Munas sebelumnya, Munas XI KAHMI di Palu ini menghadirkan Panggung Kebangsaan. Ini baru dilakukan sepanjang sejarah munas KAHMI.

Panggung kebangsaan diserahkan pengelolaannya kepada koordinator umum Soemarno Wahab dan secara teknis dikelola oleh Majelis Daerah (MD) KAHMI Donggala.

BACA JUGA :  Munas KAHMI Diharap Hilangkan Stigma Negatif di Palu

Panggung Kebangsaan dibuat sebagai panggung dari KAHMI untuk masyarakat umum.

“Kita sengaja buat suasana panggung kebangsaan seperti ini, agar masyarakat umum dapat mengakses Munas XI KAHMI dan ikut terlibat di dalamnya,” kata Soemarno Wahab.

Soemarno Wahab kemudian berterima kasih kepada MD KAHMI Donggala yang telah menyuguhkan tontonan apik untuk masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.

Tak heran, panggung kebangsaan menjadi tontonan menarik bagi semua lapisan masyarakat Palu dan keluarga besar KAHMI.

BACA JUGA :  Menkopolhukam Dorong KAHMI jadi Teladan Politik Berkeadaban

Panggung Kebangsaan di Munas KAHMI, dapat menjadi contoh bagi tuan rumah munas selanjutnya.
Sejumlah penampil dihadirkan mengisi panggung kebangsaan. Mulai dari puisi hingga band mengisi panggung yang terletak di sisi kanan venue di Sriti Convention Hall..

Band lokal seperti Qwerty band, Traxtor band dan Culture project menghipnotis pengunjung yang rata-rata adalah delegasi dari berbagai daerah. (*)

BACA JUGA :  Ketua KAHMI Jaya ajak pilih satu perwakilan Sulteng dari 9 Presidium