FKUB Minta Jangan Gunakan Politik Identitas jelang Pemilu 2024

Ketua FKUB Provinsi Sulteng KH Zainal Abidin MAg (kiri) bersama Ketua Umum FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Sukahet (kanan), di Palu, Kamis (1/12/2022) malam. (Foto: ANTARA/Muhammad Hajiji)

PALU, Kabar Selebes – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet meminta semua pihak untuk tidak menggunaman politik agama jelang Pemilu 2024.

Haln itu disebutkan Ida Pengelingsir Agung Putra Sukahet saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Asosiasi FKUB Indonesia di Palu, Kamis (1/12/2022).

Menurut dia, politik agama atau politik identitas akan mencederai keberagaman agama yang ada di Indonesia. 

BACA JUGA :  KPU Sigi Sosialisasi Pendaftaran Peserta Pemilu 2024

“Agama tidak boleh digunakan dalam berpolitik. Politik identitas itu akan mencedarai toleransi dan keberagaman beragama di Indonesia,” tegas Pengelingsir Agung Putra Sukahet.

Menggunakan agama sebagai alat untuk berpolitik lanjut dia, juga akan menodai keluruhan agama yang selama ini dijunjung tinggi penganutnya.

“Semoga pemilu 2024 ini bisa berlangsung tanpa ada gejolak hanya karena adanya kesalahpahaman dan ketersinggungan keyakinan. Berpolitiklah dengan santun dan cerdas,” tandansnya. (Abd)

BACA JUGA :  Salim Segaf al-Jufri: Kader Kutu Loncat Bukti Sistem Kaderisasi Parpol Tidak Sehat
BACA JUGA :  KPU Sulteng Perkenalkan Pemilu Serentak 2024 kepada Mahasiswa di Palu