Rencana Tahapan Operasi Kawasan Industri PT ATI Didukung Masyarakat Bungku Pesisir

Bupati Taslim dan Direktur PT ATI Edison atau Zhao Gao Chao saat Konsultasi Publik yang pernah digelar di Desa Lafeu, Bungku Pesisir, Morowali, pada 07 Januari 2023. (Foto: Humas PT ATI)

MOROWALI, Kabar Selebes – Hadirnya salah satu perusahaan tambang industri, yakni PT Anugrah Tambang Industri (ATI), disambut baik dan mendapat dukungan dari masyarakat.

Dukungan itu terlihat saat Konsultasi Publik Rencana Tahapan Operasi Kawasan Industri PT ATI, yang pernah digelar di Desa Lafeu, Bungku Pesisir, Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), beberapa waktu lalu atau pada 07 Januari 2023.

Asisten Head of Department PT ATI, Abdul Gafur Massakirang mengatakan, bahwa kehadiran PT ATI akan selalu memperhatikan hak-hak lokal dan memprioritaskan tenaga kerja lokal secara berkelanjutan.

“Ini sudah menjadi konsistensi PT ATI dalam mengutamakan kepentingan masyarakat lokal,” kata Gafur kepada KabarSelebes.id pada Selasa (17/01/2023) siang.

Ia melanjutkan, bahwa pusat operasi kawasan industri PT ATI berada di Desa Sambalagi, Bungku Pesisir. Saat ini masih terus dilakukan konsultasi dan komunikasi secara aktif kepada masyarakat lingkar tambang.

BACA JUGA :  Banjir Hantam Bahodopi, Kawasan IMIP Sempat Terendam Tapi Aktifitas tidak Terganggu

Ruang lingkup kawasan industri PT ATI tak hanya di wilayah Bungku Pesisir, tapi juga memasuki wilayah Bungku Selatan. Hal ini, kata Gafur, sudah menjadi tanggung jawab PT ATI untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat lokal khususnya.

“Semoga ini menjadi motivasi kami untuk selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat lokal, apalagi saya juga adalah anak lokal di Bungku Pesisir,” ungkap Gafur.

Sebelumnya, PT ATI telah melaksanakan Konsultasi Publik Rencana Tahapan Operasi Kawasan Industri di Desa Lafeu, Bungku Pesisir, Morowali, Sulteng, pada 07 Januari 2023.

BACA JUGA :  Kapolres Morowali Anjangsana ke Purnawirawan Polri dan Warakawuri

Pada kegiatan Konsultasi Publik itu, Bupati Morowali Taslim mengatakan, diharapkan dapat memberikan gambaran bagi masyarakat terkait rencana tahapan operasi PT ATI di Desa Sambalagi, Bungku Pesisir.

“Saya berharap semua pihak dapat memberikan masukan, saran dan pendapat, bahwa pentingnya menerapkan sustainable mining di lingkungan operasi,” harapnya.

Dengan masuknya proses industri pertambangan di daerah, maka akan memberikan peningkatan ekonomi terhadap masyarakat. Olehnya, penerapannya harus sesuai aturan yang berlaku.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat dan perangkat desa, agar mendukung masuknya investasi di Morowali, tetap jaga keamanan dan ketertiban,” pesannya.

Bupati Taslim bersama Direktur PT ATI Edison atau Zhao Gao Chao pada kegiatan Konsultasi Publik tersebut. Dihadiri sejumlah pejabat Pemda, TNI dan Polri, pihak kecamatan dan desa, serta sekitar puluhan warga masyarakat. (ahl)

BACA JUGA :  KTN Morowali Diresmikan, Mitra Deradikalisasi Dapat Bersinergi