Pemkab Morowali Bersama Forkopimda dan Perusahaan Gelar Rakor, Membuka Komunikasi Agar Situasi Kamtibmas Tetap Terjaga

Sejumlah pihak perusahaan saat menghadiri Rakor bersama Pemkab Morowali dan Forkopimda di Aula Kantor Bupati pada Selasa (17/01/2023) pagi. (Foto: Kominfo)

MOROWALI, Kabar Selebes – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama unsur Forkopimda serta pihak perusahaan.

Kegiatan tersebut untuk menyamakan presepsi dan meningkatkan koordinasi guna menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam rangka menjaga stabilitas dan hubungan yang harmonis.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Morowali, Desa Bente, Bungku Tengah, Morowali, Sulteng, pada Selasa (17/01/2023) pagi.

Rakor dipimpin Bupati Taslim, dan dihadiri perwakilan DPRD Achmad Efendi, Wakapolres Kompol Donatus Kono, Kasdim Mayor Inf David Lunta, perwakilan Kejari Mutiara.F, Disnaker, Kesbangpol, Camat Bungku Timur, Camat Bungku Barat, Camat Bahodopi, serta perwakilan atau management perusahaan PT Vale, PT VI, PT BTIIG, PT IMIP, PT MSS, dan PT TBR.

Taslim menyampaikan, pemicu terjadinya gangguan stabilitas keamanan saat ini dapat disebabkan oleh bebebrapa faktor, yakni termasuk ketika menjelang kegiatan pemilihan umum (Pemilu).

Selain itu juga beberapa waktu lalu telah terjadi peristiwa tidak diinginkan di kawasan perusahaan Morowali Utara (Morut). Sehingga dari peristiwa itu harus menjadi perhatian serius semua pihak di Morowali, agar terus menjaga keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

BACA JUGA :  Semarak HUT ke-58 Partai Golkar, AMPG Mehule Cup I Digelar di Bungku

“Walaupun selama ini bapak/ibu sudah melakukan upaya yang cukup maksimal untuk menjaga situasi aman dan kondusif di Morowali, namun kita tidak boleh merasa puas oleh semua yang telah kita capai itu, karena semakin hari akan semakin berat tantangan kita dan harus tetap meningkatkan kewaspadaan,” jelas Taslim.

“Apalagi menjelang Pemilu 2024, karena semua akan mencari celah untuk mendapatkan simpati masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap, agar pihak perusahaan di lingkup Morowali bisa menjalin komunikasi dengan baik terhadap pemerintah. Dan tidak terlalu tertutup dalam menyampaikan informasi termasuk persoalan saat menghadapi suatu kendala atau masalah.

Pihak perusahaan juga diminta, agar dapat menjaga dan terus menjalin komunikasi dengan Serikat. Itu dilakukan untuk dapat mencari titik terang jika ada suatu perbedaan pemikiran maupun pendapat yang menimbulkan perdebatan saat di lapangan.

“InShaAllah kami (Pemda) akan setiap saat, mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten selalu siap memberikan pelayanan kepada perusahaan, termasuk juga kepada Serikat-serikat dan karyawan yang kerja di perusahaan, karena kami ingin membuka komunikasi dengan baik agar situasi tetap terjaga,” ujar Taslim.

BACA JUGA :  Rapat Kerja dan Mini Simposium IDI Morowali, Evaluasi dan Bahas Rancangan Kinerja

Sementara, Wakapolres Kompol Donatus Kono menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Morowali yang telah menggelar Rakor. Karena dengan adanya kegiatan itu dapat membantu pihak kepolisian untuk memastikan bahwa situasi Kamtibmas masih terjaga kondusif.

“Mari jadikan pengalaman dari peristiwa-peristiwa yang terjadi di beberapa wilayah tetangga kita, untuk dijadikan tolak ukur agar tetap menjaga situasi keamanan di Morowali,” kata Donatus.

Hal senada juga disampaikan perwakilan DPRD Morowali, Achmad Efendi. Ia mengatakan, menjelang kegiatan-kegiatan era politik ini, semua pihak harus berkolaborasi untuk tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban tetap kondusif.

Ia menjelaskan, koordinasi antara perusahaan dan pemerintah menjelang tahun politik juga harus tetap terjaga. Karena pada masa-masa itu akan banyak orang-orang mencari panggung demi sebuah kepentingan.

“Saya juga harapkan agar setiap perusahan jika mengambil suatu keputusan harus dengan bijak, agar tidak menimbulkan suatu masalah di tengah masyatakat,” harap Efendi.

BACA JUGA :  Pasca Dihantam Banjir, Jalan Poros di Morowali Belum Bisa Dilalui

“Saya berharap Morowali sejahtera bersama dapat terwujud, karena tidak dipungkiri dengan masuknya perusahaan juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, jadi mari kita ciptakan Morowali tetap damai,” tambahnya.

Dalam Rakor itu juga digelar diskusi untuk saling bertukar pikiran maupun menyampaikan masukan antara perwakilan atau management perusahaan dengan Pemkab Morowali dan unsur Forkopimda. (kominfo/ahl)