Sulawesi Tengah

Pemda dan APJAKER Audiensi Soal Tenaga Kerja di Morowali

411
×

Pemda dan APJAKER Audiensi Soal Tenaga Kerja di Morowali

Sebarkan artikel ini
Pemda melalui Dinas Nakertrans berkolaborasi dengan APJAKER gelar audiensi terkait tenaga kerja di Morowali, pada Jumat (27/01/2023) pagi. (Foto: Kominfo)

MOROWALI, Kabar Selebes – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) berkolaborasi dengan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja (APJAKER) Morowali, menyelenggarakan audiensi sekaligus silaturahmi bersama stakeholder terkait.

Kegiatan digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Morowali pada Jumat (27/01/2023) pagi. Kegiatan bertajuk “Kolaborasi dan Sinergitas Mengawal Investasi dan Upaya Menciptakan Iklim Investasi yang Aman dan Kondusif Menuju Morowali yang Sejahtera Bersama”.

Dihadiri oleh Asisten 1 Rizal Badudin, Sekretaris Dinas Nakertrans Ahmad, Kepala Bidang Tenaga kerja Dinas Nakertran Yaumi Badudin, Ketua APJAKER Morowali Iswanto bersama anggota, Kepala BPJS Morowali serta stakeholder.

BACA JUGA :  Begini Klarifikasi Kapolres Morowali tentang Video TKA aniaya warga

Mewakili Bupati Morowali, Asisten 1 Rizal Badudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif APJAKER Morowali melaksanakan audiensi.

Audiensi ini dilakukan untuk menyamakan persepsi, menyiapkan strategi dalam menghadapi isu-isu soal tenaga kerja di Morowali.

“Mengingat akhir-akhir ini maraknya masalah mengenai penempatan tenaga kerja di lingkungan daerah kita. Olehnya, sangat diharapkan sinergitas kita untuk menjaga kondusifitas daerah,” ujarnya.

Sangat diharapkan, agar APJAKER bisa mendesain, membuat strategi yang baik bekerjasama dengan Pemda dalam mewujudkan visi misi.

“Harapan kami, agar asosiasi yang akan mendesain ini, sehingga semuanya dapat bagian dan jangan ada saingan yang tidak sehat,” harap Rizal.

BACA JUGA :  Iksan B Abd Rauf Bertekad Tingkatkan Kualitas Pendidikan Generasi Morowali

“Ini tentunya akan membantu pembangunan di Morowali. Kejadian yang ada di PT GNI tidak perlu terjadi lagi di Morowali, sehingga bisa berjalan dengan baik demi Morowali yang Sejahtera Bersama,” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Nakertrans Morowali Ahmad mengungkapkan, bahwa audiensi bertujuan untuk membahas agenda strategis terkait penempatan tenaga kerja, dan kondusifitas daerah.

Menyikapi masalah yang terjadi di PT GNI yang berlokasi di Morowali Utara, Pihaknya berharap agar hal tersebut tidak terjadi di Morowali.

BACA JUGA :  Seorang Terpidana Korupsi Lemas Setelah Ditangkap Kejaksaan Morowali di Kepulauan Menui

“Jika ada hal- hal yang terjadi di lapangan agar cepat dilaporkan kepada kami, sehingga dapat kita atasi bersama dalam menjaga intensitas,” katanya.

Ketua APJAKER Morowali, Iswanto mengatakan, bahwa permasalahan penempatan tenaga kerja di Morowali menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menyebut bahwa organisasi ini merupakan sebuah gagasan yang diinisiasi untuk dapat menjadi solusi permasalahan di dunia usaha LPTKS maupun Outsourcing di perusahan kawasan IMIP.

Acara dilanjutkan dengan diskusi secara daring bersama Kementerian Tenaga Kerja RI dengan agenda terkait perkembangan LPTKS yang ada di Morowali. (kominfo/ahl)