Tutup
Politik

Jelang Pemilu 2024, Panwaslu dan PKD di Bagian Utara Kabupaten Parigi Moutong Apel Siaga Pengawasan

×

Jelang Pemilu 2024, Panwaslu dan PKD di Bagian Utara Kabupaten Parigi Moutong Apel Siaga Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Apel siaga Panwaslu dan PKD Moutong, Taopa, Bolano dan Bolano Lambunu di Pantai Moian (Foto:Hasan Bunyu)

TAOPA, Kabar Selebes—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Parigi Moutong bersama seluruh jajaran pimpinan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) dan Pengawas Kelurahan / Desa (PKD), melaksanakan apel siaga 1 tahun jelang penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak tahun 2024 di pantai wisata Moian Dusun Satu Desa Palapi Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong, Selasa 14 Februari 2023 pukul 10:00 Wita.

Anggota Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong Moh. Iskandar Mardani dalam arahannya mengatakan jika Panwaslu dan PKD dalam menjalankan tugas, ibarat tepian pantai. Rintangan dan tantangan bertubi-tubi akan di hadapi laksana gulungan ombak yang terus menerus. Ombak itu akan berhenti ketika sampai di tepi pantai. Apabila pasir tidak kuat maka akan terjadi abrasi.

“Nah, begitu teman-teman pengawas yang bertugas di kecamatan dan desa. Kalian harus kuat dan bersatu seperti butiran pasir. Agar segala ujian dan tantangan yang akan dihadapi tak mengoyahkan dan meruntuhkan kinerja kalian,” tukas Iskandar –sapaan akrabnya—berfilosofi.
Satu tahun jelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu serentak 2024 lanjut Iskandar, Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong telah menyempurnakan sistem pengawasan yang terstruktur.

“Kami telah melantik dan mengukuhkan serta menugaskan 69 petugas pengawas ditingkat kecamatan dan 278 pengawas di tingkat kelurahan/desa untuk mengawal tahapan-tahapan pemilu yang sedang dimulai yaitu tahapan pengawasan pencoklitan data pemilih hingga tahapan akhir nantinya,” lanjutnya.

Kemudian, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Parigi Moutong itu juga menekankan jika pelaksaan apel siaga 1 tahun jelang Pemilu 2024 ini, sebagai bentuk konsolidasi dan pengecekkan kesiapan pengawas pemilu.

“Terlebih tahapan saat ini, pencoklitan data pemilihan yang merupakan salah satu tahapan sangat krusial. Karena jika masyarakat tidak terdata sebagai pemilih, maka itu sudah melanggar Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017,” tekannya.

“Untuk itu, teman-teman pengawas di empat kecamatan ini, agar potensi-potensi bisa di cegah sedini mungkin,” sambung Iskandar seraya berpesan.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Taopa Ilham Akbar dalam sambutannya mengapresiasi semangat pesatuan dan kesatuan pengawas pemilu di empat kecamatan yang ada di bagian utara Kabupaten Parigi Moutong.

“Kiranya persatuan antar sesama pengawas di empat kecamatan terdekat ini, kiranya selalu di pertahankan, saling berbagi pengetahuan dan saling membantu satu sama lainnya,” ucap Ilham.

Yang paling penting menurut Ilham Akbar, pertukaran informasi, edukasi serta literasi digital dalam pengawasan pemilu.
“Melalui tiga hal itu, kita bisa saling merespon terhadap informasi maupun isu-isu pemilu yang berkembang di masyarakat. Termasuk menindaklanjuti dan saling mengabarkan jika ditemui konten di media sosial maupun aduan disinformasi,”tukasnya. (hcb)

Silakan komentar Anda Disini....